Jokowi Tak Kunjung Tunjukkan Ijazah Asli, Jusuf Kalla: 2 Tahun Rakyat Berkonflik, Sudahlah
Arie Noer Rachmawati April 19, 2026 01:14 PM

 

TRIBUNJATIM.COM - Kasus ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) mendapat sorotan dari mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla.

Jusuf Kalla prihatin dengan kasus ijazah palsu yang terus berlarut-larut.

Ia heran dengan Jokowi karena tak kunjung menunjukkan ijazah aslinya.

Menurut Jusuf Kalla, keengganan Jokowi menunjukkannya justru membuat perselisihan terjadi di masyarakat akibat isu ijazah palsu tersebut.

"Ini sudah dua tahun rakyat berkonflik, bertentangan, saling mengadu, saling berteriak-teriak. Sudahlah Pak Jokowi, kasih lihat ijazah saja," kata Jusuf Kalla dalam konferensi persnya pada Sabtu (18/4/2026), dikutip dari kompas.tv.

"Sudahlah, Pak, sensitif sekali itu ijazah. Kenapa, sih? Dan saya yakin itu asli, kenapa tidak kasih lihat? Membiarkan masyarakatnya berkelahi sendiri, saling memaki, (selama) dua tahun," sambungnya.

Baca juga: Sosok Karni Ilyas, Jurnalis Senior yang Dipanggil Polisi Terkait Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Baca juga: Alasan 9 Purnawirawan Jenderal TNI Gugat Polda Metro Jaya Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Prihatin Isu Ijazah Palsu Berlarut-larut

Jusuf Kalla mengaku yakin ijazah Jokowi asli. 

Namun, ia prihatin isu ijazah palsu yang terkesan dibiarkan berlarut-larut menimbulkan friksi di masyarakat.

Lebih lanjut, Jusuf Kalla mengatakan dirinya hanya sebatas menasihati Jokowi sebagai pihak yang lebih senior.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu juga mengeklaim telah banyak membantu karier politik Jokowi sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Menurut JK, sebelum Jokowi terpilih di Jakarta, ia menemui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan membujuknya untuk mengusung pria asal Kota Surakarta tersebut.

Akan tetapi, Jusuf Kalla mengaku keberatan ketika Megawati hendak mencalonkan Jokowi sebagai presiden pada 2014.

Namun, setelah berkomunikasi dengan Megawati, JK mengaku bersedia mendampingi Jokowi hingga menjadi pasangan presiden dan wakil presiden pada 2014-2019.

"Apa kurangnya saya coba? Saya bawa (Jokowi) ke Jakarta. Kasih tahu termul-termul itu, Jokowi jadi presiden karena saya. Tanpa (jadi) gubernur, mana bisa jadi presiden," kata Jusuf Kalla.

Kini Jusuf Kalla dilaporkan ke polisi oleh sejumlah kelompok atas tuduhan penistaan agama terkait ceramahnya di UGM.

Baca juga: Terbukti Pakai Ijazah Palsu, Anggota DPRD Supriyati Dijebloskan ke Penjara 1 Tahun, Denda Rp100 Juta

Jokowi Tegas: Tunjukkan di Pengadilan, Bukan di Publik

Menanggapi desakan tersebut, Joko Widodo menegaskan dirinya tidak keberatan menunjukkan ijazah asli.

Namun, ia menekankan hal itu hanya akan dilakukan dalam forum hukum resmi, bukan di ruang publik.

“Kalau diminta hakim, saya siap tunjukkan semua. Dari SD, SMP, SMA sampai S1,” ujarnya, Jumat (10/4/2026), dikutip dari Tribun Solo.

Jokowi menegaskan pengadilan adalah tempat yang tepat untuk membuktikan kebenaran.

Ia menilai polemik yang berkembang di ruang publik cenderung sarat spekulasi.

“Forumnya harus jelas, yaitu di pengadilan,” tegasnya.

Baca juga: Sosok Pelapor Wagub Hellyana Tersangka Ijazah Palsu Sering Diteror, Ditawari Uang agar Kasus Dicabut

Minta Semua Pihak Hormati Proses Hukum

Jokowi juga mengimbau semua pihak untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya persoalan ini ke jalur hukum.

Ia mengingatkan dalam prinsip hukum, pihak yang menuduhlah yang harus membuktikan.

“Yang menuduh yang harus membuktikan. Bukan saya yang diminta menunjukkan,” ujarnya.

Menurutnya, jika logika dibalik, maka siapa pun bisa menuduh tanpa dasar dan meminta pihak yang dituduh membuktikan sebaliknya.

“Itu bisa jadi kebalik-balik,” katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.