Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 akan dilaksanakan mulai pekan depan, Selasa (21/4/2026). Selain persiapan materi ujian, dokumen, dan pakaian UTBK, peserta juga perlu mempertimbangkan faktor lain seperti cuaca.
Saat ini sebagian wilayah di Indonesia sudah masuk musim pancaroba atau peralihan. Menjelang musim kemarau, sejumlah wilayah masih berpotensi diguyur hujan.
Prakiraan Hujan 21-23 April 2026
Bagi kalian yang hendak bepergian atau beraktivitas di luar ruangan, berikut ini prakiraan hujan berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dikutip dari unggahan resmi pada Sabtu (18/4/2026):
1. Waspada (Hujan Sedang-Lebat)
AcehSumatera UtaraSumatera BaratRiauKepulauan RiauJambiSumatera SelatanKepulauan Bangka BelitungLampungBantenDKI JakartaJawa BaratJawa TengahJawa TimurBaliNusa Tenggara BaratNusa Tenggara TimurKalimantan BaratKalimantan TengahKalimantan TimurKalimantan UtaraKalimantan SelatanSulawesi UtaraGorontaloSulawesi TengahSulawesi BaratSulawesi SelatanSulawesi TenggaraMaluku UtaraPapua Barat DayaPapua BaratPapua TengahPapuaPapua Selatan.
2. Siaga (Hujan Lebat-Sangat Lebat)
AcehSumatera UtaraKepulauan Bangka BelitungJawa TengahJawa TimurPapua PegununganPapua Selatan.
3. Awas (Hujan Sangat Lebat-Ekstrem)
Nihil
4. Angin Kencang
Nihil.
BMKG mendeteksi bahwa sepekan ke depan fenomena El Niño-Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD) masih dalam fase netral. Monsun Australia diperkirakan menguat dan bertahan dalam beberapa hari ke depan. Monsun Australia mendorong massa udara yang relatif kering dari Australia masuk ke Indonesia.
Dominasi angin timuran di mayoritas wilayah di Indonesia juga menunjukkan sejumlah daerah mulai berangsur-angsur masuk masa peralihan dari musim hujan menuju kemarau.
Itulah prakiraan curah hujan hingga 23 April 2026. Untuk detikers jangan lupa persiapkan diri untuk cuaca hujan agar UTBK kalian lancar, ya!





