LUBUK BESAR, BABEL NEWS - Jajaran Kepolisian Resor Bangka Tengah melakukan penyelidikan terkait meninggalnya seorang pria di kawasan Sarang Ikan Desa Lubuk Besar, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (17/4) dini hari.
Kapolres Bangka Tengah, AKBP I Gede Nyoman Bratasena menyebutkan, pria berinisial E.E (35), warga Desa Nibung, Kecamatan Koba, meninggal dunia usai diduga menjadi salah satu pelaku percobaan pencurian pipa tambang.
Ia menjelaskan, korban ditemukan sekitar pukul 02.00 WIB setelah sebelumnya dibawa oleh warga ke Puskesmas Lubuk Besar dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Menurutnya, usai menerima informasi pihak kepolisian bergerak cepat melakukan langkah-langkah penyelidikan setelah menerima informasi tersebut.
"Personel langsung mendatangi lokasi, melakukan pengamanan TKP, mengumpulkan keterangan saksi serta membawa korban ke RSUD Abu Hanifah untuk dilakukan visum luar oleh dokter forensik," ujar I Gede Nyoman Bratasena dalam keterangan yang diterima Bangkapos.com, Sabtu (18/4).
Diakuinya, dari hasil pemeriksaan awal, saksi berinisial A (38) yang bersama korban sempat menyampaikan bahwa korban meninggal dunia akibat terjatuh dari pohon. Namun setelah petugas melakukan pengecekan di lokasi kejadian, ditemukan adanya kejanggalan antara posisi pohon dengan lokasi ditemukannya korban.
"Melihat adanya ketidaksesuaian tersebut, petugas kemudian melakukan pendalaman dan pemeriksaan lebih lanjut terhadap saksi," sebutnya.
Setelah dilakukan pendalaman, saksi akhirnya mengubah keterangannya dan mengakui bahwa korban bersama dirinya diduga hendak melakukan pencurian pipa tambang berukuran 12 inch di kawasan tersebut.
Ia menjelaskan, dari keterangan terbaru, saksi mengakui jika dirinya bersama korban memang sedang menggeser pipa untuk dinaikkan ke atas kendaraan pikap. Akan tetapi kemudian korban diduga terpeleset dan terjatuh, hingga tertimpa pipa berukuran 12 inch dengan ujung berbahan besi yang mengenai bagian kepala.
"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius dan mengeluarkan darah dari mulut serta telinga sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia saat dibawa menuju fasilitas kesehatan," sebutnya.
Ia menyampaikan hasil visum luar yang dilakukan dokter forensik RSUD Abu Hanifah menunjukkan adanya benjolan di kepala bagian kiri, luka sobek di belakang telinga kanan sepanjang sekitar 7 sentimeter. "Kemudian ada luka lecet pada betis kiri, serta korban mengeluarkan darah dari mulut dan telinga akibat trauma pada kepala," jelasnya. (*/w4)