Komunitas di Kendari Sulawesi Tenggara Gunakan Dana Pribadi Tambal Lubang di Jalan Terong Mokoau
Sitti Nurmalasari April 19, 2026 08:47 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Komunitas Abu Langit Official di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), memperbaiki jalan berlubang menggunakan dana pribadi.

Aksi tersebut dilakukan di Jalan Terong, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Minggu (19/4/2026)

Berdasarkan video yang diterima TribunnewsSultra.com, para anggota komunitas tampak mengenakan alat pelindung diri seperti helm dan rompi keselamatan saat menambal jalan.

Mereka juga menggunakan alat pemadat aspal atau plate compactor untuk memperkuat lapisan tambalan agar lebih padat dan rata.

Anggota Abu Langit Official Kendari, Harun Andi, mengatakan aksi tersebut lahir dari kepedulian anggota komunitas terhadap kondisi jalan di Kota Kendari.

Baca juga: Patungan Rp60 Juta, Warga Perumahan di Mokoau Kendari Sulawesi Tenggara Beton Jalan Rusak 1,6 Km

Mereka banyak menerima laporan terkait kecelakaan yang terjadi akibat jalan rusak.

“Beberapa kejadian kecelakaan yang kami terima informasinya dari rekan-rekan disebabkan oleh jalan berlubang. Itu yang mendorong kami untuk mengambil inisiatif,” kata Harun.

Harun menyampaikan ide untuk menambal jalan sebenarnya sudah muncul sejak beberapa tahun lalu. 

Namun, rencana tersebut baru dapat direalisasikan setelah mendapat dukungan dari sejumlah pihak yang memiliki keahlian di bidang terkait, termasuk pengusaha aspal.

“Kami sempat berdiskusi dengan beberapa pihak hingga akhirnya dapat bekerja sama dan melaksanakan kegiatan ini,” katanya.

Baca juga: Warga dan Pedagang Pasar Lawata Kendari Bakar Tumpukan Dahan Pohon, Patungan Sewa Petugas Kebersihan

Hingga kini, Abu Langit Official telah menambal 13 titik jalan berlubang di Kota Kendari. 

Beberapa lokasi yang telah diperbaiki antara lain Kawasan Bypass, sekitar SD 08 Kendari, Jalan Wayong, serta Jalan Terong yang sedang dikerjakan.

Sebelum memperbaikinya, tim terlebih dahulu melakukan survei lapangan untuk mengidentifikasi kondisi jalan di sejumlah wilayah.

“Laporan dan masukan dari masyarakat juga menjadi pertimbangan dalam menentukan lokasi yang perlu segera diperbaiki,” tuturnya.

Namun, prioritas utama perbaikan adalah titik jalan rusak yang berpotensi menimbulkan kecelakaan dan mengganggu kenyamanan penggunanya.

Baca juga: Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Desa Lasalimu Buton Sulawesi Tenggara Urunan Timbun Jalan Rusak

Mereka juga berencana melakukan survei di beberapa lokasi lain, termasuk kawasan sekitar Jalan Panglima Polim, Kecamatan Poasia.

Ia pun berharap kegiatan tersebut dapat mendorong partisipasi masyarakat untuk ikut peduli terhadap lingkungan sekitar.

"Walaupun tak ada target khusus, kami dari Abu Langit Official berkomitmen akan terus melakukan kegiatan serupa berdasarkan hasil pemantauan lapangan serta laporan dari warga mengenai kondisi jalan yang membutuhkan perbaikan,” jelasnya. 

Jarak Jalan Terong dengan Kantor Balai Kota Kendari sekira 8,8 kilometer (km), waktu tempuh 18 menit berkendara motor atau mobil.

Kantor pemerintahan tersebut berada di Jalan Jend Ahmad Yani, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga. (*)

(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.