Alumni Inspiratif Bagikan Pengalaman di Pelepasan Calon Wisudawan FIS
Hilarius Ninu April 19, 2026 10:47 PM

 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – Fakultas Ilmu-Ilmu Sosial menggelar acara pelepasan calon wisudawan dengan mengusung tema “Lead The Change, Master The Future: Strengthening Life Skills for Career Success”. Kegiatan ini menghadirkan dua alumni sebagai narasumber inspiratif, yakni Fred Toda dan Jack Sebastian, yang berbagi pengalaman perjalanan karier serta refleksi masa kuliah mereka.

Dalam sesi berbagi, Jack Sebastian, alumni Ilmu Komunikasi angkatan 2014 yang menyelesaikan studi pada 2021, menceritakan perjalanannya yang tidak selalu berjalan mulus. Ia mengaku sempat mengambil cuti kuliah pada 2017 karena berbagai kesibukan, yang kemudian membawanya menekuni dunia usaha.

“Saya sehari-hari sibuk di bidang usaha F&B (food and beverage). Saya salah satu owner dari Lamafa Kedai Kopi yang kami bangun sejak 2020 bersama teman-teman,” ujar Jack.

Ia menambahkan, ketertarikannya pada dunia kopi berawal dari mimpi masa SMA untuk menjadi koki. Namun karena keterbatasan, ia beralih mempelajari dunia barista dengan mengikuti kursus di Yogyakarta selama dua bulan, kemudian melanjutkan magang sebelum kembali ke bangku kuliah.

 

Baca juga: Rektor Geri Gobang : Pendidikan adalah Inspirasi, Calon Wisudawan Harus Berani

 

Saat masih berstatus mahasiswa, Jack sudah mulai merintis usaha kecil-kecilan di lingkungan kampus. Ia memanfaatkan berbagai momentum kegiatan kampus seperti PKKMB, dies natalis, hingga acara mahasiswa untuk membuka lapak kopi.

“Dulu kami jualan sederhana, bahkan pakai meja dosen. Tapi yang paling berkesan, dosen-dosen justru jadi pelanggan pertama yang selalu mendukung,” ungkapnya.

Jack juga mengenang momen unik ketika sejumlah mahasiswa yang akan ujian skripsi mendapatkan kopi gratis darinya sebagai bentuk promosi sekaligus dukungan.

Ia mengakui sempat terlalu larut dalam pekerjaan hingga hampir menunda penyelesaian studi, sebelum akhirnya didorong oleh dosen untuk segera menyelesaikan skripsi.

 

KAMPUS UNIVERSITAS NUSA NIPA DI MAUMERE, FLORES.
KAMPUS UNIVERSITAS NUSA NIPA DI MAUMERE, FLORES. (TRIBUNFLORES.COM/PAULUS KEBELEN)

 

Meski bidang usahanya tidak sepenuhnya linear dengan jurusan yang ditempuh, Jack menilai ilmu komunikasi tetap relevan dalam pekerjaannya.

“Ilmu komunikasi itu sangat terpakai. Saat melayani pelanggan, kita berdiskusi, bertukar informasi, bahkan membangun relasi. Itu semua bagian dari komunikasi,” jelasnya.

Sementara itu, Fred Toda juga membagikan kisah perjuangannya selama menempuh pendidikan yang memakan waktu lebih lama dari rata-rata mahasiswa.

Ia secara terbuka mengakui bahwa dirinya menyelesaikan studi dalam kurun waktu sekitar tujuh tahun karena aktif dalam berbagai kegiatan organisasi dan komunitas.

 

FOTO BERSAMA-Rektor Universitas Nusa Nipa (Unipa), Geri Gobang, para dosen dan mahasiswa foto bersama usai pelantikan BEM dan BLM, di Aula Nawacita, Senin, 9 September 2024.
FOTO BERSAMA-Rektor Universitas Nusa Nipa (Unipa), Geri Gobang, para dosen dan mahasiswa foto bersama usai pelantikan BEM dan BLM, di Aula Nawacita, Senin, 9 September 2024. (TRIBUNFLORES.COM/RISNA ASE)

 

“Hidup ini soal pilihan. Saya memilih terlibat dalam banyak kegiatan di luar kampus, yang akhirnya membentuk saya sampai bisa berada di posisi sekarang,” ujarnya.

Fred menuturkan, pengalaman akademik tetap memberikan kontribusi penting dalam perjalanan kariernya, khususnya pada mata kuliah yang berkaitan dengan psikologi industri dan organisasi. Ilmu tersebut menurutnya sangat relevan dalam dunia kerja, terutama dalam memahami dinamika organisasi dan penyelesaian masalah.

Saat ini, Fred terlibat aktif dalam koperasi dan memegang peran strategis di tingkat cabang. Ia menjelaskan bahwa tantangan dalam dunia kerja menuntut kemampuan analisis, komunikasi, serta kepemimpinan yang kuat.

“Apa yang saya pelajari di kampus, pelan-pelan bisa saya terapkan di dunia kerja. Kita tidak hanya menyelesaikan masalah, tapi juga harus mampu mengelola dinamika dalam organisasi,” katanya.

Melalui kegiatan ini, para calon wisudawan diharapkan dapat memetik pelajaran berharga dari pengalaman para alumni, khususnya dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Tema yang diangkat menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi, kepemimpinan, serta penguasaan keterampilan hidup sebagai bekal utama meraih kesuksesan karier di masa depan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.