TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Permukiman warga Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur kembali terendam banjir luapan Kali Ciliwung pada Senin (20/4/2026).
Lurah Bidara Cina, Suhartono mengatakan banjir luapan Kali Ciliwung dengan ketinggian 1,2-1,5 meter merendam permukiman warganya di RT 12/RW 11 dan RT 05/RW 07.
"Air meluap ke permukiman sejak pukul 03.00 WIB. Data sampai pukul 06.00 WIB di RT 12/RW 11 ketinggian 120 sentimeter, di RT 05/RW 07 150 sentimeter," kata Suhartono, Senin (20/4/2026).
Banjir luapan Kali Ciliwung yang merendam sekitar 397 rumah warga di RW 07 dan RW 11, Kelurahan Bidara Cina ini dipicu debit air kiriman dari wilayah Bogor dan Depok.
Pasalnya pada Minggu (19/4/2026) malam tercatat Bendungan Katulampa Bogor sempat naik menjadi berstatus Siaga 3, dan Pos Pantau Depok naik menjadi status siaga 3.
"Untuk sementara belum ada warga yang mengungsi, namun kita sudah siapkan posko pengungsian. Kita juga tempatkan petugas di lokasi untuk melakukan pemantauan," ujarnya.
Posko pengungsian yang disiapkan bagi warga di antaranya di aula kantor Kelurahan Bidara Cina dekat dari wilayah RW 07, dan gedung Sasana Krida Karang Taruna (SKKT) RW 11.
Suhartono menuturkan petugas gabungan dari PPSU, BPBD, Satpol PP, TNI-Polri dan unsur terkait lainnya juga sudah disiagakan untuk mengantisipasi bila warga membutuhkan bantuan.
"Kita juga terus koordinasi dengan pengurus RT/RW, agar bila ada warga yang membutuhkan bantuan evakuasi atau lainnya dapat segera ditangani," tuturnya.