- Situasi AS-Iran justru kembali memanas jelang negosiasi yang akan dilakukan kedua negara di Pakistan.
Pasalnya, kapal kontainer berbendera Iran ditembaki dan diambil alih AS.
Hal itu disampaikan Presiden AS Donald Trump melalui media sosialnya pada Minggu (19/4).
Trump mengatakan kapal Iran bernama TOUSKA telah diperingatkan untuk berhenti di Teluk Oman.
Namun peringatan dari kapal perusak rudal berpemandu Angkatan Laut AS tidak diindahkan Iran.
Sebaliknya, kapal Iran terus berlayar dan mencoba menembus blokade AS.
Komando Pusat AS (CENTCOM) menyebut pasukannya melakukan operasi interdiksi.
Pasalnya kapal Iran melanggar blokade laut AS dan berusaha menuju pelabuhan di Teheran.
CENTCOM mengklaim pihaknya telah memberikan peringatan selama enam jam tanpa respons.
Pada akhirnya, pasukan AS menembaki kapal Iran untuk melumpuhkan mesinnya.
Bahkan marinir AS menaiki kapal tersebut yang kini sudah berada dalam penguasaan Washington.
Militer Iran pun mengonfirmasi bahwa kapal mereka menjadi target operasi militer AS.
Dalam pernyataannya, Iran menyebut tindakan tersebut sebagai “perompakan laut” dan pelanggaran terhadap gencatan senjata.
Teheran juga menegaskan bahwa kapal tersebut telah disita dan mengancam akan melakukan balasan.
(Tribun-Video.com/Maria Nanda Ayu Saputri)
https://www.theguardian.com/us-news/2026/apr/19/trump-us-seizes-iran-flagged-cargo-ship