Persebaya Butuh Modal Lawan Arema FC yang On-Fire Bareng Gabi, Bernardo Tavares Siasati Ujian Mental
Sarah Elnyora Rumaropen April 20, 2026 11:35 AM

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Persebaya Surabaya dihadapkan pada ujian mental yang berat saat harus melakoni dua laga tandang beruntun melawan Malut United dan rival abadi, Arema FC, di akhir April 2026 ini.

Pelatih Bernardo Tavares harus memutar otak guna membangkitkan mentalitas skuad Green Force yang tengah terpuruk usai menelan kekalahan di tiga laga tandang terakhir.

Di sisi lain, Persebaya wajib segera mengamankan modal positif di Ternate sebelum menantang Arema FC yang sedang dalam performa puncak (on-fire) berkat ketajaman Gabriel Silva alias Gabi dan solidnya lini pertahanan mereka.

Ujian Tandang Beruntun Persebaya

Persebaya Surabaya akan menjalani dua laga tandang secara beruntun dalam lanjutan Super League 2025/2026.

Jadwal pertama adalah menyambangi markas Malut United di Stadion Kie Raha, Ternate, pada Kamis (23/4/2026) malam.

Berikutnya, Persebaya akan menghadapi tuan rumah Arema FC pada Selasa (28/4/2026), meski untuk laga tersebut venue belum ditentukan.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyadari sulitnya dua laga terdekat ini, apalagi Persebaya menyambutnya dengan modal negatif berupa dua kekalahan beruntun, termasuk takluk 1-2 dari Madura United di laga terakhir.

Skuad Green Force juga sedang dihantui catatan buruk tiga laga tandang terakhir yang selalu berakhir dengan kekalahan, yakni kalah 3-1 dari Persijap, tumbang 5-1 atas Borneo FC, dan takluk 3-0 dari Persija.

Modal positif satu-satunya hanyalah kemenangan 2-1 atas Malut United pada pertemuan putaran pertama saat bermain di kandang.

"Kami memiliki kesempatan untuk memperbaiki hasil di pertandingan selanjutnya. Ini tidak akan mudah, karena dua kali kami akan bermain tandang melawan tim-tim kuat, Malut dan Arema," kata Bernardo Tavares.

Fokus Tim dan Krisis Pemain Akibat Cedera

Meski laga kontra Arema FC sangat disorot Bonek dan Bonita karena rivalitasnya, Bernardo Tavares enggan terdistraksi lebih awal.

Tavares belum mau memikirkan tensi Derby Jatim maupun persoalan penolakan Stadion Kanjuruhan sebagai lokasi pertandingan.

Fokus utama Tavares saat ini tetap pada laga kontra Malut United.

"Target kami adalah berlatih dan terus berlatih. Berusaha meningkatkan kemampuan, berusaha untuk memenangkan pertandingan berikutnya. Ini selalu menjadi target kami," tegas pelatih asal Portugal itu.

Baca juga: Dibungkam Arema FC 2-0 di Stadion Kanjuruhan, Milomir Seslija Sebut Persis Solo Bermain Buruk

Tavares harus berpikir keras meramu strategi karena Persebaya kembali tampil pincang.

Ernando Ari dan Bruno Moreira yang absen dalam tiga pertandingan terakhir karena cedera belum dipastikan bisa turun, begitu juga dengan Leo Lelis yang cedera di laga terakhir. 

Sejumlah pemain kunci seperti Malik Risaldi, Gali Freitas, dan Bruno Paraiba dikabarkan juga belum dalam kondisi terbaik.

"Kami berharap departemen medis dapat membantu memulihkan beberapa pemain yang cedera, agar kami memiliki lebih banyak pilihan untuk pertandingan selanjutnya," pungkas Tavares. 

Kebangkitan Arema FC dan Ketajaman Gabi

Di sisi lain, Arema FC justru sedang dalam tren positif usai meraih kemenangan 2-0 atas Persis Solo pada pekan ke-28 Super League di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (18/4/2026). 

Penyerang sayap Gabriel Silva alias Gabi menjadi bintang dengan mencetak dua gol ke gawang Muhammad Riyandi, yang membuatnya meraih predikat "Oppo Player of The Match".

Gabi menegaskan, performa apiknya merupakan bagian dari komitmen untuk membawa Singo Edan meraih kemenangan kedua secara beruntun.

"Ya, kemenangan ini jadi yang kedua beruntun dan sangat penting untuk kami. Tim ini terus berkembang untuk bisa memenangkan lebih banyak pertandingan," kata Gabi mengutip laman resmi ileague.id, Sabtu.

Baca juga: Penyebab Persebaya Takluk dari Madura United: Rapor Merah Bernardo Tavares dan Kunci Rakhmat Basuki

Meskipun menjadi pahlawan kemenangan, Gabi tetap rendah hati dengan menyebut hasil ini sebagai kerja keras seluruh pemain. 

"Pastinya saya bersyukur atas performa kali ini, tapi yang paling penting adalah kemenangan kami secara tim. Itu adalah hasil dari komitmen saya dan rekan-rekan" ujarnya. 

Gabi juga mengapresiasi lini pertahanan Arema FC yang tampil solid.

"Saya rasa kami juga berjuang di pertahanan. Ketika kami berhasil untuk tidak kebobolan, maka kami juga harus mampu mencetak gol," pungkasnya. 

Kemenangan ini membawa Arema FC ke posisi 10 dengan 38 poin, sementara Persis Solo berada di posisi 16 dengan 24 poin

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.