Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Hilang di Waduk Batu Tegi Tanggamus, Misroni (35) ditemukan petugas SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (19/4/2026).
Dantim Rescuer Tri Wardoyo mengatakan, pihaknya menemukan jasad korban Misroni setelah kejadian hilang pada Sabtu (18/4/2026).
"Upaya pencarian intensif tim SAR gabungan terhadap seorang pemancing yang hilang di Bendungan Batu Tegi, Kabupaten Tanggamus, Lampung, akhirnya membuahkan hasil. Korban bernama Misroni (35) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Tri Wardoyo, Senin (20/4/2026).
Tri menjelaskan korban diduga terjatuh dari perahu saat memasang jaring ikan.
Korban tidak kunjung pulang hingga malam hari dan keluarga tambah curiga.
Baca Juga Perahu Sampan Ditemukan Terbalik, Pria Diduga Tenggelam di Waduk Batu Tegi Tanggamus
"Keluarga korban melakukan pencarian terhadap korban, keluarga menemukan motor, sandal, serta perahu korban dalam kondisi terbalik di lokasi kejadian," teranngnya.
Tim menerima laporan tersebut dan Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung langsung mengerahkan tim rescue Pos SAR Tanggamus ke lokasi.
"Pada saat sampai di lokasi dan tim melakukan koordinasi dan asesmen sebelum melanjutkan operasi pencarian," kata Tri.
Pihaknya melakukan pencarian secara terpadu dengan membagi 2 tim.
SRU I melakukan penyisiran menggunakan perahu karet di area bendungan.
Kemudian SRU II melakukan penyisiran visual di sepanjang tepian.
Lalu tim juga melakukan penyelaman di titik-titik yang dicurigai, meski menghadapi kondisi ekstrem.
“Hambatan utama kami adalah jarak pandang di dalam air yang mencapai nol meter," terang Tri.
Sehingga proses pencarian bawah air cukup berisiko. Tim tetap berupaya maksimal hingga korban berhasil ditemukan.
Korban akhirnya ditemukan pada Sabtu sekitar 90 meter dari titik awal kejadian.
Jenasah kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.
“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dihentikan dan dinyatakan selesai. Kami mengapresiasi seluruh unsur SAR yang terlibat dan masyarakat yang turut membantu dalam proses pencarian,” kata Tri.
Operasi ini melibatkan tim SAR gabungan dari Pos SAR Tanggamus, Kantor SAR Lampung, Babinkamtibmas, unsur SAR MTA, aparat Pekon Air Naningan hingga warga sekitar.
(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)