PKB Jakbar Bangun Kepercayaan Publik Lewat Kerja Konkret Hingga Gaet Basis Komunitas
Satrio Sarwo Trengginas April 20, 2026 01:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jakarta Barat menegaskan komitmennya dalam mengawal aspirasi masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta Barat.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Jakarta Barat, dengan pendekatan berbasis kebutuhan riil warga serta melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKB sekaligus Ketua DPC PKB Jakarta Barat periode 2016-2026, Ahmad Ruslan, mengatakan kepercayaan masyarakat tidak bisa dibangun hanya melalui narasi politik semata.

Menurut dia, kerja nyata dan konsistensi di lapangan menjadi kunci utama dalam meraih kepercayaan publik.

"Langkah utama yang kami lakukan adalah memastikan kehadiran nyata di tengah masyarakat, bukan hanya saat momentum politik," kata Ahmad Ruslan dalam Senin (20/4/2026).

Ia menjelaskan, pihaknya mendorong kader untuk aktif dalam berbagai kegiatan, seperti pendampingan pelaku UMKM, penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran, hingga advokasi warga.

Advokasi tersebut mencakup berbagai persoalan sehari-hari, mulai dari akses layanan publik hingga isu lingkungan.

Sementara itu, Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKB sekaligus Wakil Ketua DPC PKB Jakarta Barat periode 2021-2026, Uwais El Qoroni, menyoroti pentingnya pendekatan baru dalam merangkul generasi muda.

Menurut Uwais, generasi muda saat ini memiliki karakter kritis sehingga perlu pendekatan yang berbeda dibandingkan sebelumnya.

"Untuk menarik simpati pemilih muda yang kritis, PKB harus mengedepankan keterlibatan, bukan sekadar kampanye," ujarnya.

Ia menambahkan, program-program yang relevan seperti pengembangan ekonomi kreatif, peluang kerja, serta isu lingkungan perlu menjadi fokus utama.

Selain itu, kata dia, kehadiran aktif di ruang digital dengan komunikasi yang transparan dan inklusif juga menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.

Uwais juga menegaskan pentingnya membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi anak muda.

"Kami membuka ruang bagi generasi muda untuk terlibat langsung dalam proses perumusan kebijakan maupun kegiatan sosial," jelasnya.

Ia menekankan bahwa generasi muda cenderung tidak mudah percaya pada janji tanpa bukti, sehingga rekam jejak nyata menjadi hal penting.

Lebih lanjut, Uwais menyebut bahwa PKB harus mampu hadir dan relevan dengan berbagai isu perkotaan.

Mulai dari transportasi, hunian terjangkau, polusi, hingga digitalisasi layanan publik.

Menurut dia, pendekatan berbasis komunitas melalui dialog warga dan kolaborasi dengan berbagai elemen lokal akan memperkuat kedekatan dengan masyarakat.

"Konsistensi antara pesan dan tindakan menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan masyarakat," pungkasnya.

Berita terkait

  • Baca juga: Pengamat: PKB Lebih Mudah Majukan Cak Imin Jadi Capres Ketimbang Cawapres Prabowo di Pilpres 2029
  • Baca juga: Pengamat Ungkap 2 Keuntungan PKB Jika Cak Imin Jadi Capres di 2029
  • Baca juga: PKB Mau Jadikan Cak Iimin Capres di Pilpres 2029, Pengamat: Wajib Hukumnya!

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.