Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM, BORONG - Kabupaten Manggarai Timur merupakan salah satu kabupaten di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menyimpan banyak obyek wisata alam yang mempesona.
Salah satunya adalah menawarkan keindahan destinasi wisata yang sangat menarik yakni kolam air panas alami Wae Mapos yang terletak di Desa Compang Kempo, Kecamatan Ranamese.
Salah satu keunggulan mata air panas ini adalah debit airnya yang tetap stabil sepanjang tahun, sehingga pengunjung bisa menikmati kehangatan air kapan saja. Selain itu didihnya air panas ini juga bisa memasak telur dan dapat menyembuhkan penyakit kulit seperti kudis, kurap, dan lain sebagainya termasuk terapi kesehatan.
Selain menikmati keindahan kolam air panas ini, pengunjung juga dapat menikmati keindahan sawah tera sering yang terhampar di sekeliling kolam mata air ini.
Riuhnya air yang mendidih yang sembur dari mata air, burung-burung berkicau, dan nuansa hening dan sejuk, semakin menghipnotis anda untuk berlama-lama disana.
Lebih sensasi, ada air terjun yang letaknya tak jauh dari kolam air panas ini. Sumber air terjun ini berasal dari mata air panas ini, sehingga airnya juga masih terasa hangat.
Ketinggian air terjun diperkirakan sekitar 30 meter. Debit airnya cukup besar. Anda bisa bermandian dan berfoto-foto berlatarkan air terjun ini bersama keluarga atau orang-orang terdekat. Kemudian Anda bisa simpan di laman Facebook, Instagram maupun Twitter milik Anda.
Albertus Jehamin, Staf Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Timur, Senin 20 April 2026, mengatakan air panas Wae Mapos ini menyita perhatian publik karena keunikannya selain lokasinya yang berada di tengah persawahan warga, juga keberadaan air terjun panas yang sangat indah.
Menurut Albertus, panorama alam yang asri juga menjadi nilai lebih dari potensi wisata ini. Air panas Wae Mapos memiliki empat sumber mata air.
Albertus mengatakan, menurut pemilik lahan di sekitarnya, bahwa debit air dari mata air panas ini stabil sepanjang tahun. Air panas ini diyakini berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit kulit.
Baca juga: Pesona Mausui, Hamparan Sabana Hijau Diantara Pantai dan Kaki Gunung Poco Ndeki Manggarai Timur
"Berbagai pilihan aktivitas yang dapat dilakukan disana antara lain berendam air panas dan mandi di air terjun panas yang bermuara ke Sungai Wae Dinging. Mandi di air terjun panas tentunya memiliki sensasi dan cerita tersendiri yang sulit ditemukan di tempat lain,"ujarnya.
Pada aspek aksesibilitas, kata Albertus, potensi wisata ini cukup mudah dijangkau.
Dari jalan nasional Trans Flores pengunjung masuk melalui jalan berbatu ke arah Bendungan Wae Dingin selama 15 menit dengan menggunakan mobil atau motor.
Mobil dapat diparkir tidak jauh dari bendungan sedangkan motor dapat mencapai lokasi bendungan. Kemudian pengunjung treking selama kurang lebih 15 menit sampai titik kolam utama air panas.
Adapun jika anda ingin helling ke wisata air panas ini, jika dari Kota Borong, Ibu Kota Kabupaten Manggarai Timur dengan mengikuti jalur jalan Negara Trans Flores dengan menempuh perjalanan sekitar 20 km.
Jika dari Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai menempuh perjalanan sekitar 40 km dengan mengikuti jalur yang sama. Jalan yang Anda lewati cukup mulus.
Sesampai di kampung Wae Tegel, Kecamatan Ranamese, Anda bisa menggunakan mobil atau sepeda motor mengikuti jalan menuju ke Bendungan Wae Dingin. Setelah sampai di irigasi Wae Dingin Anda parkirkan kendaraan disitu.
Kemudian melanjutkan dengan jalur tracking menyisiri jalan setapak penuh dengan adrenalin.
Anda menyisiri jalur tracking membutuhkan waktu sekitar 15 menit hingga tiba di mata air panas Wae Mapos.
Selama dalam perjalanan tracking Anda akan terhibur dengan pemandangan di sekitar berupa hamparan padi sawah, perkebunan pisang dan kopi serta pemandangan alam di sekitar yang menakjubkan. (rob)