TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Laga perdana babak penyisihan Grup Liga 4 Sulawesi barat mempertemukan Gasman Majene melawan PS Mamuju Tengah (Mateng), di Stadion Manakarra, Mamuju, Senin (20/4/2026).
Bertanding di bawah terik matahari, kedua kesebelasan menunjukkan ambisi besar untuk mengamankan poin penuh di partai pembuka ini.
Pertandingan kedua kesebelasan berakhir sama kuat 1-1.
Baca juga: Pengendara Motor Tewas Tabrakan Truk Brimob di Mamuju Asal Majene Domisili Kalukku
Baca juga: Satpol PP Mamuju Tengah Razia Pelajar Bolos, 15 Siswa Terjaring di Topoyo dan Tobadak
Peluit kick-off yang ditiup wasit Nasbir pada pukul 14:00 WITA langsung disambut dengan jual beli serangan.
Gasman Majene yang mengenakan seragam biru-biru tampil lebih agresif di menit-menit awal.
Di pinggir lapangan, pelatih Usman tampak terus memberikan instruksi agar anak asuhnya menekan lini tengah lawan.
Strategi tersebut membuahkan hasil pada menit ke-17.
Melalui sebuah skema serangan balik yang rapi, penyerang Gasman Majene, Asrul, berhasil meloloskan diri dari pengawalan bek lawan.
Pemain bernomor punggung 11 ini menerima umpan terobosan manis yang membelah pertahanan PS Mateng.
Berhadapan satu lawan satu dengan kiper Reski, Asrul menunjukkan ketenangannya.
Dengan satu sontekan akurat menggunakan kaki kanan, bola meluncur mulus menggetarkan jala gawang PS Mateng.
Skor 1-0 untuk keunggulan Laskar Mandar julukan tim dari Majene bertahan hingga turun minum, meski PS Mateng sempat mencoba membalas lewat serangan dari sisi sayap.
Memasuki babak kedua, situasi berbalik.
Pelatih PS Mamuju Tengah, Muhammad Resa, melakukan penyesuaian taktik dengan meningkatkan tempo permainan.
Laskar Budong-Budong mulai mendominasi penguasaan bola dan memaksa para pemain Gasman Majene untuk lebih banyak bertahan di area sendiri.
Gelombang serangan yang terus-menerus akhirnya membuahkan hasil saat pertandingan memasuki fase kritis.
Tepat pada menit ke-76, Stadion Manakarra bergemuruh.
Berawal dari skema bola lambung ke jantung pertahanan lawan, Muh Ali Imran berhasil memenangkan duel udara.
Sundulan terarahnya meluncur deras ke sudut gawang yang tidak mampu dijangkau oleh kiper Gasman Majene, Alfiandi.
Gol cantik ini mengubah kedudukan menjadi 1-1 dan membangkitkan semangat para pemain PS Mateng untuk mencari gol kemenangan di sisa waktu.
Di sisa waktu sepuluh menit terakhir, pertandingan berjalan semakin keras.
Wasit Nasbir yang dibantu asisten referee Ruslan dan Asnar L Midung harus bekerja ekstra keras meredam emosi para pemain yang mulai memuncak.
Meski kedua tim memiliki peluang emas di menit-menit akhir, skor imbang 1-1 tetap tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil ini membuat Gasman Majene dan PS Mamuju Tengah harus puas berbagi satu angka.
Meski gagal mengamankan poin penuh, kedua pelatih mengaku cukup puas dengan performa 11 pemain inti mereka yang telah berjuang habis-habisan dalam laga pembuka yang penuh tekanan ini.
Langkah menuju tangga juara Liga 4 Zona Sulbar masih panjang, dan kedua tim masih memiliki banyak ruang untuk berbenah di laga selanjutnya.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi