Tekan Biaya Logistik, TPK Pelindo Ambon Siapkan Cold Storage dan Perkuat Infrastruktur
Mesya Marasabessy April 20, 2026 05:52 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Terminal Peti kemas (TPK) Pelindo Ambon menegaskan komitmennya dalam mendukung kelancaran distribusi logistik dan bahan pokok (sembako) di wilayah Maluku. 

Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai langkah strategis, mulai dari percepatan pembangunan infrastruktur pelabuhan hingga penyediaan fasilitas cold storage guna menjaga kualitas komoditas.

Hal tersebut disampaikan Terminal Head TPK Ambon, Yandi Sofyan Hadi, dalam rapat koordinasi lintas sektor yang berlangsung di Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku pada Kamis, 16 April 2026.

Rapat tersebut menjadi forum penting untuk mengevaluasi program lintas wilayah sekaligus membahas isu strategis.

Khususnya tantangan konektivitas antar pulau yang masih menjadi kendala utama di wilayah kepulauan seperti Maluku.

“Kami terus meningkatkan kinerja operasional pelabuhan melalui layanan bongkar muat 24 jam, penguatan kapasitas terminal, serta optimalisasi jaringan distribusi guna menekan biaya logistik dan mendukung kelancaran perdagangan antar wilayah,” ujar Yandi dalam keterangan pers yang diterima TribunAmbon.com, Senin (20/4/2026).

Baca juga: Dorong Inklusi Keuangan Digital, 3 RTP di Kota Ambon Dilengkapi Pembayaran Qris

Baca juga: Musda Golkar SBT, Bupati Fachri Tekan Evaluasi Internal dan Program Tepat Sasaran

Dalam kesempatan itu, TPK Ambon juga memaparkan kondisi terkini serta kapasitas pelabuhan yang ada.

Termasuk kesiapan layanan operasional dalam menghadapi lonjakan distribusi saat hari besar keagamaan maupun kondisi cuaca ekstrem.

Sebagai mitra strategis pemerintah daerah, TPK Ambon menegaskan komitmennya untuk terus melakukan sinkronisasi dalam pengelolaan pelabuhan di Maluku. 

Salah satu bentuk dukungan nyata adalah keterlibatan aktif dalam program tol laut, serta pemberian masukan teknis terkait kapasitas dermaga, alur pelayaran, hingga kebutuhan investasi infrastruktur.

“Sinkronisasi ini penting agar pengelolaan pelabuhan semakin optimal dan mampu menjawab kebutuhan distribusi logistik di wilayah kepulauan,” tambahnya.

Tak hanya fokus pada aspek operasional, TPK Pelindo Ambon juga memastikan kesiapsiagaan pelabuhan sebagai jalur evakuasi dan distribusi bantuan saat terjadi bencana. 

Selain itu, perusahaan turut menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bagi masyarakat pesisir di sekitar wilayah operasional.

Sementara itu, Kepala Disperindag Provinsi Maluku, Achmad Jais Ely, menegaskan bahwa kelancaran arus logistik yang sebagian besar melalui pelabuhan harus menjadi prioritas bersama.

Ia menekankan pentingnya menjaga ketepatan jadwal kapal serta efisiensi waktu tinggal barang di pelabuhan (dwelling time) agar distribusi, terutama bahan pokok, tidak terganggu.

“Kami berharap TPK Ambon dapat terus mendukung pemerintah daerah, khususnya dalam distribusi logistik bahan pokok. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait harus terus diperkuat agar setiap kendala dapat dimitigasi dengan cepat,” ujarnya.

Partisipasi aktif TPK Pelindo Ambon dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan daerah, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Maluku.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.