Stok Vaksin Rabies di Seluma Bengkulu Tersisa 7 Vial, Hanya Cukup untuk 3 Pasien
Ricky Jenihansen April 20, 2026 06:54 PM

 

Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Stok vaksin anti rabies (VAR) di Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma menipis dan saat ini hanya tersisa tujuh vial yang diperkirakan cukup untuk tiga pasien, di tengah masih tingginya kasus gigitan hewan penular rabies, Senin (20/4/2026).

Menipisnya stok vaksin tersebut disebabkan oleh tingginya permintaan, seiring masih tingginya kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Seluma, Sasmi, mengatakan dari tujuh vial yang tersedia saat ini hanya dapat digunakan untuk tiga orang pasien.

“Stok vaksin VAR saat ini yang tersedia hanya tujuh vial. Ini tidak mencukupi untuk kebutuhan kita saat ini, tujuh vaksin itu hanya untuk tiga orang,” kata Sasmi saat dikonfirmasi, Senin (20/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa keterbatasan stok tersebut menjadi perhatian serius pihaknya, mengingat kasus gigitan hewan penular rabies masih cukup tinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Sebagai langkah penanganan, Dinas Kesehatan Seluma telah mengusulkan penambahan stok vaksin VAR ke Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu.

“Sudah kita usulkan, saat ini kita masih menunggu distribusi dari Dinkes Provinsi,” ujarnya.

Sasmi memaparkan, tren kasus gigitan hewan penular rabies di Kabupaten Seluma dalam tiga tahun terakhir menunjukkan angka yang fluktuatif namun tetap tinggi.

Pada tahun 2023, tercatat sebanyak 276 kasus GHPR.

Jumlah tersebut meningkat pada tahun 2024 menjadi 344 kasus, kemudian sedikit menurun pada tahun 2025 menjadi 311 kasus.

Sementara itu, pada tahun 2026 hingga Maret, jumlah kasus sudah mencapai 121 kasus dan didominasi oleh gigitan anjing.

Dengan kondisi tersebut, Sasmi mengimbau masyarakat agar segera mencari penanganan medis jika mengalami gigitan hewan yang berpotensi menularkan rabies.

“Untuk masyarakat yang mengalami gigitan, segera mendatangi puskesmas terdekat agar mendapatkan penanganan dan vaksinasi segera,” pesannya.

Sasmi juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap hewan peliharaan maupun hewan liar, guna menekan risiko penularan rabies di Seluma.

Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.