Operasi itu bertujuan menjawab keresahan warga atas maraknya aksi pembegalan dilakukan pada Jumat (17/4/2026)
PROHABA.CO, MEDAN - Viral video sejumlah TNI Angkatan Laut (AL) menangkap terduga pelaku begal di Kecamatan Belawan, Kota Medan, menggemaprkan media sosial.
Dalam video itu, tampak prajurit TNI, sebagian membawa senjata, membawa pelaku dari permukiman warga.
Aksi prajurit ini menyita perhatian warga setempat dan respons positif.
"Pelaku begal sadis yang kerap beraksi berhasil diamankan personel TNI AL," demikian narasi akun yang mengunggah video itu.
Kadispen Kodaeral 1 Kolonel Laut (S) Wahyu menyampaikan, operasi yang bertujuan menjawab keresahan warga atas maraknya aksi pembegalan dilakukan pada Jumat (17/4/2026).
"Ada sekitar 15 personel Pomal diturunkan dengan dukungan kepala lingkungan setempat," kata Wahyu dalam keterangan resminya, Senin (20/4/2026).
Baca juga: Polres Lhokseumawe Ungkap Modus Rekayasa Begal, Uang SPPG Rp 59,9 Juta Hampir Digelapkan
Baca juga: Pelaku Begal Tubuh Perempuan di Nagan Raya Dituntut 35 Cambukan
Ia menyampaikan, operasi dimulai dari briefing dan apel kesiapan di Lapangan Apel Pomal, kemudian dilanjutkan patroli serta penertiban di titik-titik rawan kejahatan.
"Dalam operasi itu, petugas mengamankan seorang pria inisial AP. Dia diduga terlibat kasus pencurian serta pengancaman terhadap kepala lingkungan," sebut Wahyu.
Dari tangan pelaku, didapati barang bukti berupa alat isap sabu, empat korek api, plastik paket sabu, serta obeng yang diduga sebagai alat untuk melakukan kejahatan.
Tak berhenti di situ, operasi serupa kembali digelar di Jalan KL Yos Sudarso pada Minggu (19/4/2026).
Dari situ, petugas menangkap terduga pelaku begal inisial ISL alias Iwan (21).
"Pelaku ditangkap saat mengendarai motor," ujarnya.
Baca juga: Polres Nagan Raya Tangkap Pelaku Begal Tubuh Wanita yang Resahkan Warga
Dari tangan ISL, petugas menyita barang bukti berupa senjata tajam, pistol mainan, serta lainnya.
Para pelaku pun kini diamankan di Markas Komando Pom Kodaeral I untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Operasi ini diharapkan dapat meningkatkan rasa aman masyarakat serta memperkuat sinergi antara Pemko Medan, TNI, Polri dan unsur kewilayahan," tuturnya.(*)