Kebangkitan Marquez Dinanti pada MotoGP Spanyol 2026, Respons CEO Ducati soal Bagnaia Sudah Tahap Pasrah
Wahid Fahrur Annas April 21, 2026 01:33 AM

DUCATI CORSE
Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, bersiap di starting grid sebelm balapan utama MotoGP Brasil 2026 di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, Brasil, Minggu (22/3/2026).

BOLASPORT.COM - CEO Ducati Corse, Claudio Domenicali, berharap angin segar didapat pada seri pembuka di Eropa mulai MotoGP Spanyol 2026.

MotoGP Spanyol akan digelar pada 24-26 April 2026 di Sirkuit Jerez, Spanyol.

Ducati Lenovo sebagai tim utama Ducati tak mampu meraih podium pada tiga balapan awal.

Marc Marquez yang musim lalu menjadi ujung tombak juga belum mencapai performa terbaik setelah mengalami cedera bahu sejak GP Indonesia tahun lalu.

Selain itu, Marquez juga ditimpa kesialan saat pecah ban pada balapan seri Thailand dan terkena long lap penalty pada balapan GP Amerika.

Hasil minor tersebut membuat Ducati tertinggal cukup jauh dari Aprilia pada klasemen konstruktor dan tim.

Ducati tertinggal 32 poin dari Aprilia dalam klasemen konstruktor. 

Adapun Ducati Lenovo justru berada di posisi keempat pada klasemen tim setelah Aprilia Racing, Red Bull KTM, dan Trackhouse.

"Saya rasa ada beberapa faktor yang berperan," kata Domenicali, dikutip BolaSport.com dari Moto.it.

"Aprilia khususnya telah melakukan pekerjaan yang sangat baik dan cermat secara teknis, sehingga terjadi peningkatan yang signifikan yang membutuhkan respons dari kami."

Domenicali juga menyinggung kondisi Marquez yang belum sepenuhnya pulih.

Dia berharap Marquez mampu bangkit pada balapan kandangnya di Sirkuit Jerez, Spanyol.

"Namun, saya rasa hal ini juga mungkin dipengaruhi oleh kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih, misalnya, dari Marc, yang baru saja kembali setelah cedera," ucapnya.

"Tetapi kemungkinan besar belum mencapai 100 persen kondisi fisiknya. Hal ini setidaknya memberikan kontribusi sebagian."

"Kita lihat saja, sekarang kita kembali ke Eropa, jadi ke sirkuit-sirkuit yang lebih familiar, dan kita akan melihat dengan tepat bagaimana performa di lintasan," ujar Domenicali.

Sementara itu, respons CEO Ducati itu ke Francesco Bagnaia terlihat sudah berada di tahap pasrah.

Bagnaia kembali babak belur karena hanya finis ke-9 di Thailand dan ke-10 di Amerika dalam balapan utama.

Raihan terbaiknya adalah finis kedua pada Sprint MotoGP Brasil. Selain itu, performanya masih cukup mengecewakan.

Domenicali pun sampai tak mengerti kesulitan Bagnaia yang belum kunjung usai sejak musim lalu.

“Saya tidak tahu," kata Domenicali soal Bagnaia.

"Sebenarnya, selama sesi latihan musim dingin, dia tampil luar biasa, sangat fokus, dan sangat bersemangat."

"Namun, sejak awal musim, performanya agak naik-turun."

"Kita lihat saja apakah dia bisa kembali mengejutkan kita mulai dari Jerez: itulah harapannya,” pungkas Domenicali.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.