Thomas Cup 2026 - Indonesia atau Thailand Harus Tersingkir, Prancis Siap Pamer Kekuatan di Fase Grup
Wahid Fahrur Annas April 21, 2026 01:33 AM

BADMINTON EUROPE
Tim bulu tangkis putra Prancis memenangkan Kejuaraan Beregu Eropa 2026 setelah mengalahkan Denmark di Istanbul, Turki, Minggu (15/2/2026).

BOLASPORT.COM - Tim bulu tangkis Prancis datang dengan kepercayaan diri cukup tinggi dalam menghadapi Thomas Cup 2026.

Prancis siap tampil dengan generasi emas mereka pada kejuaraan yang mulai berlangsung pada Jumat (24/4/2026) di Horsens, Denmark.

Mereka sebenarnya tidak memiliki catatan yang terlalu baik dalam partisipasi mereka di Thomas Cup.

Prancis bahkan baru dua kali lolos dari babak penyisihan grup pada edisi tahun 2014 dan 2018.

Dua kali pula mereka langsung terhenti pada babak perempat final setelah dikalahkan Jepang.

Pada edisi terakhir tahun 2024, tim putra Prancis tak berpartisipasi saat kuota benua Eropa dimiliki oleh Denmark, Jerman, Inggris, dan Republik Ceska.

Penampilan terakhir Prancis adalah pada Thomas Cup 2022 ketika mereka hanya keluar sebagai juru kunci pada fase grup.

Namun, Prancis kali ini merupakan skuad terbaik di Eropa.

Mereka juga baru merengkuh gelar Kejuaraan Beregu Eropa 2026 untuk pertama kalinya setelah membungkam Denmark.

Prancis akan dipimpin oleh Christo Popov, pemain ranking 4 dunia yang berstatus sebagai pemain tunggal pertama.

Dia juga merupakan peraih gelar BWF World Tour Finals 2025 dan Kejuaraan Eropa pada turnamen level perorangan.

Pada sektor tunggal, Prancis memiliki kekuatan yang hampir stabil dengan Alex Lanier sebagai tunggal kedua dan Toma Junior Popov tunggal ketiga

Adapun pada nomor ganda terdapat Popov bersaudara yang menempati ranking 22 dunia dan Eloi Adam/Leo Rossi (41).

Christo Popov mengatakan tim kini memiliki kedalaman dan kualitas untuk bersaing melampaui babak grup.

Prancis tergabung di grup D bersama Indonesia, Thailand, dan Algeria.

Christo menyatakan bahwa lolos dari babak penyisihan grup seakan harga mati sebagai target yang harus dicapai.

Artinya, salah satu tim dari ASEAN harus tersingkir dari persaingan antara Indonesia dan Thailand.

Indonesia diharapkan bisa mengulangi capaian positif dalam tiga edisi terakhir secara berturut-turut ketika selalu berhasil mencapai final.

Sementara Thailand, praktis kekuatan terbaik mereka hanya pada tunggal pertama melalui pemain nomor satu, Kunlavut Vitidsarn.

“Saya yakin kami memiliki kelompok pemain yang sangat baik, dan semangat tim sangat kuat menjelang turnamen ini,” kata Popov kepada Federasi Bulu Tangkis Dunia.

“Kami pasti memiliki peluang jika kami tampil konsisten di semua pertandingan.”

Popov sangat yakin dengan amunisi mereka untuk melangkah lebih jauh pada Thomas Cup 2026.

“Kami kini memiliki senjata dan kekuatan untuk tidak hanya bermain di babak grup, tetapi juga berjuang untuk medali,” tambahnya.

“Tujuannya adalah lolos ke babak gugur terlebih dahulu, lalu melangkah selangkah demi selangkah dari sana,” ujar Christo Popov.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.