TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo – Angin kencang membuat dapur milik Karyono (55), warga Desa Agel, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, ambruk, Senin (20/04/2026).
Peristiwa ini menambah daftar panjang dampak cuaca buruk yang perlu diwaspadai oleh masyarakat di wilayah pesisir dan dataran terbuka.
Insiden terjadi saat pemilik rumah beserta keluarganya sedang berada di ruang tamu. Suasana tenang tiba-tiba berubah mencekam ketika terdengar suara gemuruh keras yang berasal dari bagian belakang rumah.
"Saat dicek, ternyata dapurnya telah ambruk," ungkap Koordinator Pusdalop BPBD Situbondo, Puriyono.
Baca juga: Penggembala yang Hilang, Ditemukan Jadi Kerangka di TN Baluran Situbondo
Berdasarkan hasil asesmen tim di lapangan, bangunan dapur berukuran 6 x 4 meter tersebut roboh bukan hanya karena faktor cuaca, melainkan juga dipicu oleh kondisi material bangunan yang sudah tidak layak.
"Iya, kondisi kayu sudah rapuh," jelas Puriyono menambahkan penyebab teknis di balik ambruknya struktur bangunan tersebut.
Baca juga: Anak 5 Tahun di Situbondo Hilang Misterius, Polisi, TNI, dan Warga Lakukan Pencarian
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini karena seluruh anggota keluarga berada di ruangan yang berbeda saat kejadian berlangsung. Meski demikian, kerugian material dipastikan cukup signifikan.
"Korban tidak ada, namun kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah," tambah Puriyono.