Peringatan 21 April Jadi Momentum Pengingat Sosok RA Kartini, Perjuangkan Nasib Perempuan Masa Depan
Desi Triana Aswan April 21, 2026 12:03 AM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - RA Kartini tak hanya menjadi sosok pahlawan bangsa. 

Namun pahlawan untuk seluruh perempuan tanah air. 

Berkatnya, langkah perempuan di masa depan tak begitu berat lagi. 

Para puan bisa berjuang dan mengambil setiap langkah atas pikirannya. 

Tak lagi terkurung dengan stigma, stereotip, dan norma sosial. 

Meski di era saat ini perjuangan dari jiwa Kartini tak berhenti sampai di masanya. 

Sehingga, perempuan harus membawa napas perjuangan Kartini untuk menghalangi segala hal negatif tersebut. 

Untuk menunjukkan pada dunia, bahwa perempuan bisa, mampu, dan terus bergerak. 

Baca juga: Tak Hanya Habis Gelap Terbitlah Terang, Kartini Punya Quotes Cocok untuk Perempuan Masa Kini

Generasi penerus Kartini, memiliki tugas yang berat di masa depan. 

Namun tentu saja, Kartini di masa lalu selalu menekankan tentang masa berat yang akan berganti dengan keleluasaan. 

Hal ini jelas dalam quotesnya yang begitu populer 'Habis Gelap Terbitlah Terang'. 

Jiwa perjuangan ada dalam kalimat tersebut. 

Seharusnya tak hanya diterapkan saat momen Kartini saja. 

Namun di setiap harinya, sebagai wujud pergerakan perempuan Indonesia masa kini hingga masa depan. 

Lantas bagaimana sejarah peringatan Hari Kartini ? 

Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April memiliki sejarah panjang yang tidak lepas dari perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan emansipasi perempuan di Indonesia.

Sosok yang akrab dikenal sebagai RA Kartini ini menjadi pelopor kesetaraan hak antara perempuan dan laki-laki pada masa kolonial.

RA Kartini memiliki nama lengkap Raden Adjeng Kartini Djojo Adhiningrat.

Ia lahir pada 21 April 1879 di Jepara, dari keluarga bangsawan.

Ayahnya, Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, menjabat sebagai Bupati Jepara, sementara ibunya, M.A. Ngasirah, merupakan putri seorang tokoh agama di wilayah tersebut.

Baca juga: Kumpulan Kutipan Inspiratif RA Kartini yang Penuh Makna, Bisa untuk Ucapan Hari Kartini 21 April

Dikutip dari Kemdikbud, semasa hidupnya, Kartini dikenal aktif menyuarakan pemikirannya melalui surat-surat yang dikirimkan kepada sahabat-sahabatnya di Eropa.

Setelah wafat, surat-surat tersebut dikumpulkan oleh J.H. Abendanon dan diterbitkan dalam buku berjudul Door Duisternis tot Licht pada tahun 1911, yang berarti “Dari Kegelapan Menuju Cahaya”.

Karya tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Melayu oleh Balai Pustaka pada tahun 1922 dengan judul Habis Gelap Terbitlah Terang: Buah Pikiran.

Selanjutnya, pada 1938, sastrawan Armijn Pane menerbitkan versi terjemahannya sendiri yang lebih sistematis dan mudah dipahami masyarakat luas.

Pemikiran Kartini dalam surat-suratnya memberikan dampak besar, tidak hanya bagi masyarakat pribumi tetapi juga bagi pandangan pemerintah kolonial Belanda terhadap perempuan Indonesia.

Gagasannya menjadi inspirasi banyak tokoh nasional, termasuk W.R. Supratman yang menciptakan lagu “Ibu Kita Kartini” sebagai bentuk penghormatan.

Pengakuan resmi terhadap jasa RA Kartini datang pada masa pemerintahan Soekarno.

Melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 108 Tahun 1964 yang ditetapkan pada 2 Mei 1964, Kartini diangkat sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional.

Dalam keputusan tersebut, Presiden Soekarno juga menetapkan tanggal 21 April, bertepatan dengan hari kelahirannya, sebagai Hari Kartini.

Hingga kini, peringatan Hari Kartini menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan RA Kartini dalam memperjuangkan hak perempuan, sekaligus menginspirasi generasi penerus untuk terus mendorong kesetaraan dan pendidikan bagi semua.

Quotes RA Kartini

Deretan quotes pahlawan bangsa RA Kartini. 

Salah satu kalimat yang paling populer adalah "Habis Gelap Terbitlah Terang". 

Makna kata ini sangat dalam, tak hanya tentang keikhlasan menerima ujian namun juga perjuangan menghadapi tantang. 

Sehingga, sebagai seorang perempuan saat sedang mengalami fase terpuruk, kalimat tersebut seolah menegaskan tentang bahwa akan ada fase kehidupan lebih baik di masa mendatang. 

Deretan quotes Kartini berasal dari surat-suratnya di masa lalu. 

Namun, pemikiran Kartini sangat cocok diterapkan dari masa ke masa. 

Sosoknya menjadi wujud perjuangan perempuan di masa depan. 

Hari Kartini diperingati setiap tanggal 21 April. Sejarah yang lama terpendam pun mulai banyak dibaca kembali.

Salah satu yang selalu dikenang saat peringatan harinya itu, adalah deretan quotes yang memberi semangat. 

Perlu diketahui bahwa Habis Gelap Terbitlah Terang, bukan satu-satunya kalimat penyemangat dari RA Kartini. 

Ada banyak sekali kalimat yang bisa menjadi penyemangat untuk perempuan masa kini. 

Semua kalimat yang diutarakannya dalam surat berkaitan dengan perempuan, kehidupan, perjuangan dan pendidikan. 

Berikut 20 quotes asli R.A. Kartini yang dilansir dari Kompas.com: 

1. "Tiada awan di langit yang tetap selamanya, tiada mungkin akan terus-menerus terang cuaca."

2. "Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu, tetapi satu-satunya yang benar-benar bisa menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri."

3. Janganlah menganggap dirimu rendah dari orang lain."

4. "Bila perempuan baik, maka baik pula masyarakat itu."

5. "Perempuan harus diberi kesempatan yang sama untuk berkembang."

6. "Kami tidak ingin lagi menjadi manusia yang tidak berarti."

7. "Dengan pendidikan, manusia akan lebih berharga."

8. "Hidup yang baik adalah hidup yang memberi manfaat."

9. "Perubahan harus dimulai dari keberanian."

10. "Perempuan juga berhak atas kebahagiaan."

Dari semua quotes Kartini ini, bak 'meramal' masa depan akan tantangan perempuan. 

Tak hanya soal perempuan namun seluruh rakyat Indonesia yang berjuang. 

Pasalnya, isu pendidikan, kesetaraan, dan kebebasan masih menjadi bagian penting bagi perempuan modern. 

Itulah beberapa quotes Kartini yang tertuang dalam "Habis Gelap Terbitlah Terang."

(*)

(TribunnewsSultra.com/Desi Triana) (Grid.id)(Tribunnews.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.