TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Seekor kucing ditemukan terjebak di dalam sasis mobil ambulans di kawasan RSUD Abdul Manap, Kota Jambi, Senin (20/4/2026) siang.
Peristiwa ini dilaporkan warga sekitar pukul 13.07 WIB. Tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi langsung bergerak menuju lokasi.
Pimpinan Operasi, Danru 3 Mako, Hari Sabta, mengatakan tim berangkat pukul 13.19 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 13.34 WIB setelah menempuh jarak sekitar 6 kilometer.
“Begitu sampai di lokasi, anggota langsung melakukan pengecekan posisi kucing yang berada di dalam sasis mobil ambulans. Evakuasi dilakukan dengan cara masuk ke kolong kendaraan dan secara perlahan mendorong kucing keluar,” ujar Hari Sabta.
Ia menjelaskan, proses evakuasi berlangsung singkat, sekitar enam menit, dengan melibatkan lima personel menggunakan armada rescue serta peralatan seperti stick hook dan stick grab.
Namun, saat berhasil dikeluarkan, kondisi kucing sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
“Posisi kucing cukup sulit dijangkau karena terjepit di bagian dalam sasis, sehingga menyulitkan saat proses evakuasi,” katanya.
Sementara itu, pelapor, Chairul Ashari, menyebut awalnya ia melihat kucing tersebut masuk ke dalam kolong ambulans di area rumah sakit.
Ia sempat berupaya mengeluarkan kucing tersebut, namun tidak berhasil karena posisi hewan itu terjepit.
“Awalnya kucing itu lari masuk ke bawah mobil ambulans. Kami coba keluarkan, tapi tidak bisa. Karena ambulans dalam kondisi darurat mau ke PMI, akhirnya mobil tetap jalan dan kucing terbawa,” ujar Chairul.
Setelah ambulans kembali ke RS Abdul Manap, upaya evakuasi kembali dilakukan, namun tetap tidak berhasil hingga akhirnya meminta bantuan Damkar Kota Jambi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi mengatakan, laporan masyarakat dapat dengan cepat ditindaklanjuti melalui berbagai kanal layanan yang telah disediakan Pemerintah Kota Jambi.
“Layanan kedaruratan bisa diakses melalui call center 112 atau langsung ke nomor Damkar. Ini bagian dari program Call Center Bahagia untuk memudahkan masyarakat mendapatkan bantuan cepat,” ujarnya.
Operasi evakuasi ini merupakan bagian dari pelayanan non-kebakaran Damkartan Kota Jambi, yang tetap mengedepankan prinsip kerja cepat, terukur, dan tuntas sesuai standar operasional yang berlaku. (Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)
Baca juga: Wali Kota Jambi Maulana Serahkan Bantuan Korban Kebakaran, Total Capai Rp162 Juta
Baca juga: Tragedi Tengah Malam di Lambur Tanjabtim, Terdakwa Rajapati Dihukum 8 Tahun