Kapan Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sigi Dimulai? Ini Penjelasan Bupati Rizal
Lisna Ali April 21, 2026 11:23 AM

TRIBUNPALU.COM - Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, memastikan pembangunan gedung Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Sigi akan segera direalisasikan dalam waktu dekat.

Kepastian ini diperoleh setelah adanya kunjungan kerja Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, ke Kabupaten Sigi pada Senin (20/4/2026).

Rizal menyebut kehadiran Menteri Sosial menjadi sinyal kuat bahwa program pendidikan tersebut kini memasuki tahap implementasi yang lebih serius.

“Alhamdulillah, kunjungannya Pak Menteri Sosial ini menandakan bahwa sudah ada embrio kelas untuk Sekolah Rakyat,” ungkap Rizal usai mendampingi kunjungan Mensos di Sentra “Nipotowe”.

Pemerintah Kabupaten Sigi sebelumnya memang telah meminta kepastian kepada pemerintah pusat terkait pembangunan infrastruktur sekolah tersebut.

Hal ini dilakukan agar program Sekolah Rakyat memiliki fasilitas mandiri yang memadai dan tidak lagi sekadar menumpang pada fasilitas yang ada.

“Insya Allah yang kami minta, kehadiran beliau memastikan bahwa Sekolah Rakyat permanen itu dalam waktu dekat akan dibangun di Sigi,” tutur Rizal.

GUS IPUL KE PALU - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Sigi atas penyelenggaraan program Sekolah Rakyat.
GUS IPUL KE PALU - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Sigi atas penyelenggaraan program Sekolah Rakyat. (Handover)

Mengenai waktu pelaksanaan konstruksi, Rizal menegaskan bahwa proses pembangunan direncanakan akan mulai berjalan pada tahun anggaran ini.

Meski jadwal masih menunggu sinkronisasi dengan pusat, ia optimis pembangunan dapat dimulai dalam beberapa bulan ke depan.

“Di tahun ini juga. Apakah Juli atau Oktober, pokoknya di tahun ini,” jelas Bupati Sigi.

Baca juga: Gus Ipul Targetkan 30 Ribu Anak Kurang Mampu Masuk Sekolah Rakyat Tahun Ini

Pemerintah daerah sendiri telah menyiapkan lahan strategis seluas kurang lebih dua hektare sebagai lokasi berdirinya gedung sekolah tersebut.

Rizal meyakini keberadaan sekolah ini akan menjadi instrumen penting dalam memutus rantai kemiskinan di Kabupaten Sigi melalui jalur pendidikan.

“Program ini sangat bermanfaat karena akan memangkas persoalan kemiskinan secara struktural lewat pendidikan,” katanya menekankan manfaat jangka panjang.

Ia juga menegaskan komitmen Pemda Sigi untuk menjamin seluruh anak di wilayahnya mendapatkan hak pendidikan tanpa terkecuali.

“Kalau tidak tertampung di sekolah umum, Sekolah Rakyat bisa menjadi solusi bagi masyarakat kurang mampu,” pungkasnya.

Baca juga: Mayat Pria Ditemukan di Desa Sansarino, Polisi Ungkap Kronologi Lengkap

Mensos Targetkan 30 Ribu

Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf, menetapkan target untuk penerimaan siswa baru dalam program Sekolah Rakyat tahun ini.

Gus Ipul mengungkapkan bahwa pemerintah menargetkan sebanyak 30 ribu anak dari keluarga kurang mampu dapat terakomodasi dalam program tersebut.

Hal ini disampaikan saat dirinya meninjau aktivitas di Sentra “Nipotowe”, Desa Kalukubula, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (20/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi oleh Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae beserta jajaran pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Ia menjelaskan bahwa jangkauan program Sekolah Rakyat ini sangat luas, mencakup jenjang pendidikan dari tingkat SD, SMP, hingga SMA.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di seluruh pelosok Indonesia.

“Tahun ini 30 ribu siswa, tahun depan 60 ribu siswa. Itu untuk SD, SMP, dan SMA,” ujar Gus Ipul.

Proses Seleksi

Terkait mekanisme seleksi, Mensos menekankan penggunaan sistem penjangkauan langsung untuk memastikan bantuan jatuh ke tangan yang tepat.

Tim gabungan dari Kemensos, pemerintah daerah, dan BPS direncanakan akan turun langsung ke lapangan untuk memverifikasi data calon siswa.

“Tim akan turun ke lapangan untuk berdialog dengan orang tua agar proses seleksi tepat sasaran penerima manfaat,” jelasnya.(*)

Update informasi lainnya di Facebook, Instagram, Tiktok dan WA Channel

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.