TRIBUNNEWS.COM - Peran krusial tampaknya bakal dimainkan Persija Jakarta dalam penentuan gelar kompetisi Super League alias Liga 1 musim 2025/2026.
Meskipun secara matematis, peluang Persija untuk meraih gelar juara masih ada.
Nyatanya, kesempatan Persija untuk memenangkan trofi Liga 1 musim ini, tidak sebesar Persib Bandung dan Borneo FC.
Merujuk pada tabel klasemen setelah berakhirnya laga pekan ke-28, Senin (20/4/2026) tadi malam.
Persija yang dilatih Carlos Pena masih berada di peringkat ketiga, dengan koleksi 58 poin.
Persija terpaut tujuh angka dari Persib selaku pemuncak klasemen, serta berselisih lima angka dari Borneo FC yang menempati peringkat kedua.
Baca juga: Persib Bandung Rawan Kudeta: Berjarak 2 Poin, Tikungan Maut Borneo FC di 6 Laga Sisa
Dengan menyisakan enam laga sisa.
Persija memang masih bisa menyalip Persib dan Borneo FC untuk memenangkan gelar Liga 1 musim ini.


















Hanya saja, bukan perkara mudah bagi Persija guna bisa mewujudkan hal tersebut.
Hal ini karena selain harus menyapu bersih semua laga sisa musim ini dengan cara meraih kemenangan.
Persija juga dipaksa harus berharap agar Persib dan Borneo FC yang menjadi rivalnya saat ini, terpeleset alias kalah sebanyak 2-3 kali di sisa laga musim ini.
Skenario tersebut tentu sulit untuk berpihak kepada tim Macan Kemayoran.
Apalagi secara tren hingga performa, Persib dan Borneo FC justru lebih konsisten daripada Persija.
Berkaca dari hal itu, tidak mudah memang berharap skenario seperti itu bakal berjalan mulus sesuai harapan.
Terlepas dari lebih kecilnya peluang Persija memenangkan gelar ketimbang Persib maupun Borneo FC.
Persija tetap punya peran krusial dalam menentukan tim mana yang bakal memenangkan gelar musim ini.
Dikatakan demikian, karena Persija punya jadwal pertandingan yang berpotensi menentukan hal tersebut.
Selayaknya pemegang kunci gelar juara Liga 1 musim ini, Persija diketahui masih akan bertemu Persib selaku juara bertahan, sekaligus kandidat pemenang trofi musim ini.
Dijadwalkan, laga Persija vs Persib akan berlangsung di markas tim Macan Kemayoran pada Minggu (10/5/2026) jam 15.30 WIB.
Laga inilah yang diprediksi bakal menjadi momen krusial penentu pemenang gelar Liga 1 musim ini.
Fakta bahwa jarak poin Persib dengan Borneo FC di posisi dua teratas, hanya berjarak dua poin, menjadi alasannya.
Andai Persib dan Borneo FC kompak bisa memenangkan tiga laga selanjutnya, jarak poin kedua tim tetap dua poin.
Di titik itulah, dinamika perebutan gelar juara Liga 1 akan ditentukan pada hasil laga pekan ke-32.
Andai Persib kalah di tangan Persija, sementara Borneo FC menang di kandang Bali United.
Maka, Borneo FC bakal mengambil alih posisi puncak klasemen dari tangan Persib, dengan keunggulan satu angka.
Jikalau skenario itu berjalan mulus, maka Borneo FC hanya perlu memaksimalkan dua laga sisa dengan cara meraih kemenangan.
Sekalipun Persib juga mampu menang dalam dua laga sisa musim ini, Borneo FC tetap saja bakal menyandang predikat sebagai pemenang Liga 1 di akhir kompetisi.
Berkaca dari skenario itulah, hasil laga Persija vs Persib diyakini bakal menjadi momen kunci penentu gelar juara.
Jika Persib menang dalam laga tersebut, peluang mereka mencetak hatttrick gelar Liga 1 sangat besar.
Sebaliknya jika kalah, Persib rawan kehilangan gelar, lantaran posisi mereka dikudeta Borneo FC.
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)