Bupati Nagan TRK Hadiri Rakornas Antisipasi Kemarau 2026, Tegaskan Dukung Langkah Kementan
Muhammad Hadi April 21, 2026 02:39 PM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rizwan I Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Bupati Nagan Raya,  Dr TR Keumangan menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) antisipasi kemarau 2026 yang diselenggarakan  Kementerian Pertanian (Kementan).

Rakornas dipimpin Menteri Pertanian, Dr Ir H Andi Amran Sulaiman MP dan diikuti sekitar 170 kepala daerah dari seluruh Indonesia di Kementan, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Bupati yang akrab disapa TRK menyatakan kesiapan pemerintah daerahnya dalam menghadapi proyeksi kemarau panjang tersebut.

“Pemkab Nagan Raya akan mengambil langkah proaktif dan sistematis guna menjaga produksi pertanian serta memastikan ketahanan pangan di daerah,” ujar TRK.

Ia menjelaskan, sejumlah langkah strategis telah disiapkan untuk mengantisipasi dampak kekeringan atau fenomena El Niño di wilayahnya.

"Langkah tersebut meliputi pemetaan wilayah rawan kekeringan, optimalisasi sumber air dan infrastruktur, serta penerapan irigasi pompa (irpom) melalui pemanfaatan teknologi pompanisasi untuk mengalirkan air dari sungai atau sumber air terdekat ke lahan pertanian," ujar Bupati TRK. 

Baca juga: Polres Nagan Raya Rakor Bersama Forkopimda Terkait Antisipasi Cuaca Ekstrem

Selain itu, Pemkab Nagan Raya juga akan merehabilitasi jaringan irigasi serta memperbaiki saluran irigasi tersier yang rusak agar distribusi air ke lahan pertanian berjalan efektif. 

"Upaya lain yang dilakukan adalah mendorong petani untuk mempercepat masa tanam guna menghindari puncak musim kemarau," jelas TRK. 

“Kami sangat mendukung langkah pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Pertanian, dalam melakukan mitigasi dampak kekeringan tahun 2026 serta penguatan sistem irigasi pertanian berkelanjutan,” sambungnya. 

Baca juga: DPP ACTION dan Museum Susoh Telusuri Jejak Peradaban di Puloe Ie Nagan Raya

Penguatan sistem irigasi pertanian

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa rakornas ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Keterlibatan langsung kepala daerah menjadi kunci dalam memastikan percepatan program berjalan optimal, mulai dari penguatan irigasi hingga peningkatan produktivitas tanaman,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Kementerian Pertanian mengalokasikan anggaran lebih dari Rp3 triliun untuk penguatan sistem irigasi pertanian.(*)

Baca juga: Sosok Raja Khatami asal Bireuen, Merintis Bisnis dari Muda Hingga Jatuh Cinta pada Gadis Pidie

 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.