Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Peringatan Hari Kartini 21 April 2026 diwarnai nuansa budaya. Sejumlah ibu-ibu dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belu tampil kompak mengenakan kebaya putih dipadukan dengan kain tenun khas daerah, lengkap dengan aksesoris sederhana.
Kepala Pelaksana BPBD Belu, drg. Maria Ansila E. Mutty, berharap agar semangat Kartini terus hidup dalam diri setiap perempuan, khususnya dalam menghadapi tantangan zaman dan situasi krisis.
“Terus meneladani semangat Kartini dengan menjadi sosok yang tangguh, pintar, dan berdedikasi tinggi dalam setiap langkah pelayanan kepada masyarakat, terutama masyarakat Kabupaten Belu,” ujarnya. Selasa (21/4/2026).
Ia menegaskan perempuan memiliki peran strategis sebagai pilar ketangguhan bangsa, baik dalam keluarga maupun masyarakat. Menurutnya, perempuan harus mampu menjadi kekuatan utama dalam membangun budaya sadar bencana.
Baca juga: Musrenbang RKPD 2027, Pemkab Belu Fokus Kesejahteraan, Inovasi dan Sinergi Bangun Daerah
“Perempuan harus berdaya dalam krisis, mampu bangkit, mandiri, dan tidak menyerah pada tantangan kemajuan zaman, terutama dalam situasi bencana,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia juga mengajak perempuan untuk menjadi penggerak perubahan dari lingkup terkecil, yakni keluarga, dengan menanamkan kepedulian terhadap lingkungan dan kesiapsiagaan bencana.
Selain itu, semangat Kartini juga diwujudkan melalui komitmen dalam memperjuangkan pendidikan dan kesetaraan peran perempuan, termasuk di sektor-sektor yang penuh tantangan.
“Perempuan harus terus menjadi agen perubahan atau GENSI dengan mendorong penanggulangan bencana yang inklusif,” pungkasnya. (gus)