TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Kunjungan kerja (Kunker) Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara ke Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Senin (20/4/2026) malam, berlangsung penuh kehangatan.
Pemkab Nunukan pun menggelar ramah tamah dan makan malam bersama di Cafe Sayn sebagai bentuk penyambutan.
Namun di balik suasana akrab tersebut, terselip pesan tegas soal bahaya narkoba yang menjadi ancaman serius, khususnya di wilayah perbatasan.
Pj Sekda Nunukan, Drs Raden Iwan Kurniawan, mewakili Bupati Nunukan menegaskan pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri.
Baca juga: Kepala BNNP Kaltara Kunker ke Nunukan 20 April 2026, Bahas P4GN dan Kunjungi Wilayah Rawan Narkoba
“Momentum ini menjadi ruang bagi kita untuk menyelaraskan langkah dan memperkuat sinergi dalam mewujudkan daerah yang bersih dari narkoba,” ujar Raden Iwan Kurniawan.
Ia juga menekankan pentingnya langkah pencegahan yang masif, mulai dari sosialisasi hingga deteksi dini di lingkungan masyarakat.
Sementara itu, Kepala BNNP Kaltara, Kombes Pol Abdul Hasyim, memberikan peringatan serius terkait tingginya kerawanan peredaran narkotika di wilayah perbatasan seperti Nunukan.
Ia menyebut, pengawasan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga.
“Kalau keluarga kuat, maka upaya pencegahan juga akan semakin maksimal,” tegasnya.
Baca juga: BNNP Kaltara Musnahkan 66,82 Gram Sabu, Empat Tersangka Dibekuk di Selumit Pantai Tarakan
Tak hanya itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu dalam memerangi narkoba demi menyelamatkan generasi muda.
“Kita harus bersama menjaga masa depan daerah dengan menjauhkan generasi muda dari bahaya narkoba,” tegasnya.
Ajakan tersebut menjadi sorotan dalam pertemuan yang dihadiri unsur Forkopimda dan berbagai instansi terkait.
Kegiatan kemudian ditutup dengan makan malam bersama yang menjadi simbol komitmen kuat seluruh pihak dalam menjaga Kabupaten Nunukan tetap bersih dari narkotika.
(*)
Penulis: Fatimah Majid