Kronologi Kebakaran di Talumopatu Gorontalo, Diduga Berawal dari Aktivitas Bakar Sampah
Wawan Akuba April 21, 2026 05:47 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Kebakaran melanda sebuah rumah di Desa Talumopatu, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Selasa (21/4/2026) pagi.

Rumah yang terbakar diketahui merupakan bangunan peninggalan orang tua dan hanya sesekali ditempati.

Peristiwa ini diduga bermula dari suara mencurigakan yang sempat dikira aktivitas warga membakar sampah di sekitar lokasi.

Salah satu warga, Iyam Kidamu, mengatakan anaknya yang berada di rumah sempat mendengar suara tersebut sebelum akhirnya menyadari adanya asap.

“Anak saya yang paling tua saat itu sedang tidur, lalu mendengar seperti ada yang membakar sampah. Saat keluar, ternyata sudah terlihat asap,” ujarnya.

Kecurigaan pun muncul setelah diketahui asap berasal dari dalam rumah yang dalam kondisi terkunci dan tidak berpenghuni saat kejadian.

Menyadari hal tersebut, anaknya langsung berupaya mencari sumber api sekaligus meminta bantuan warga sekitar.

Baca juga: BRI Cabang Gorontalo dan Kanwil Haji Serah Terima dan Penitipan Living Cost Jemaah Haji 1447 H

“Anak saya langsung berlari ke belakang untuk meminta bantuan,” tambahnya.

Iyam mengaku dirinya baru saja kembali dari luar rumah sekitar 15 menit sebelum kejadian diketahui.

“Saya baru dari kantor, sempat keluar membeli makanan. Saat pulang, saya lihat sudah ada warga berdiri di depan jalan dan terlihat asap,” jelasnya.

Ketika tiba di lokasi, api sudah membesar dan mulai menjalar ke bagian dalam bangunan.

Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian bahu-membahu melakukan pemadaman secara manual dengan peralatan seadanya.

Upaya difokuskan untuk mencegah api merambat ke rumah lain yang berada berdekatan.

KEBAKARAN -- Terjadi kebakaran di Bone Bolango. Awalnya dikira bakar sampah.
KEBAKARAN -- Terjadi kebakaran di Bone Bolango. Awalnya dikira bakar sampah.

“Kami tidak memikirkan barang di dalam, yang penting api tidak merambat ke rumah sebelah,” katanya.

Warga mengambil air dari sumber terdekat dan menyiram bagian bangunan yang masih bisa dijangkau.

Berkat kesigapan tersebut, api berhasil dicegah agar tidak menyebar ke bangunan lain, meski rumah utama tidak dapat diselamatkan.

Sebagian barang berhasil diamankan, termasuk beberapa kendaraan, namun sebagian besar isi rumah seperti perabotan hangus terbakar.

Tak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan hingga api berhasil dipadamkan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.