Isi Unggahan Hendrikus Rahayaan Sebelum Bunuh Nus Kei, Ponakan John Kei Sebut Dapat Kerjaan Rp 1 M
Indry Panigoro April 21, 2026 06:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Fakta baru kasus penikaman berujung kematian Nus Kei terungkap.

Kini publik tengah diramaikan dengan unggahan Hendrikus Rahayaan yang dibuat sebelum insiden penikaman Nus Kei. 

Hendrikus Rahayaan adalah ponakan dari John Kei.

John Kei adalah pria kelahiran Tutrean, Pulau Kei, Maluku Utara.

John Kei terkenal dengan julukan Godfather of Jakarta.

Hal tersebut tidak lepas dari catatan kriminal yang ia miliki.

John Kei disandingkan dengan mafia di Italia dan diberikan gelar 'Godfather of Jakarta' karena bisnisnya seperti mafia.

John Kei pernah nyaris membunuh Nus Kei lantaran masalah penjualan tanah pada 2020.

Kini bertahun-tahun kemudian, Nus Kei tewas usai ditikam oleh ponakan John Kei.

Namun, publik justru diramaikan dengan unggahan Hendrikus Rahayaan sebelum kejadian yang menyebut adanya tawaran pekerjaan dengan nilai fantastis, yakni Rp 1 miliar.

Seperti diketahui, Hendrikus Rahayaan (HR) atau Hendra bersama Finansius Ulukyanan (FU) alias Finis telah diamankan aparat karena diduga terlibat dalam kasus penusukan terhadap Nus Kei.

Peristiwa tersebut terjadi di pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 11.25 WIT.

Sosok Hendrikus menjadi sorotan karena ia dikenal sebagai atlet Mixed Martial Arts (MMA) sekaligus memiliki hubungan kekerabatan dengan John Kei, tokoh yang cukup dikenal di Jakarta. Sementara Finis disebut hanya sebagai warga sipil biasa.

Di balik kejadian ini, pihak kepolisian mengungkap bahwa motif yang melatarbelakangi peristiwa tersebut cukup kompleks.

Faktor dendam lama disebut menjadi pemicu utama terjadinya aksi penyerangan tersebut.

Seiring penangkapan itu, jejak digital Hendrikus pun ikut menjadi perhatian publik.

Salah satu unggahan di akun Instagram pribadinya pada Senin (9/3/2026) kembali disorot karena dinilai mengandung isyarat sebelum kejadian berlangsung.

Dalam unggahan berupa video yang menampilkan dirinya duduk menghadap area persawahan, terdapat tulisan yang memancing kecurigaan.

"Dikasih kerjaaan 1 M, Ambil ginjal bintang." tulisnya dalam unggahan video tersebut, dikutip Tribunsumsel.com.

Hendrikus juga mengisyaratkan bahwa dirinya masih mempertimbangkan tawaran tersebut.

"Mikir-mikir dulu," tulisnya pada keterangan postingan.

Warganet ramai-ramai mengaitkan caption tersebut sebagai bukti adanya indikasi pembunuhan berencana atau aksi pesanan kepada Nus Kei.

"Salfok sama tulisan dan caption-nya setelah terduga kasus pembunuhan," tulis akun @aka.bennington.

"Seperti kode dibayar untuk membunuh," timpal akun @amaris.bazoeri.

"Owh 1M gak tuh ?, Berarti ada dong di belakangnya, Kalau pe*MB**Han berencana apa itu hukumannya," kata mshodiqin21.

Diketahui Hendrikus Rahayaan lahir di  Watran, Kota Tual, Maluku.

Dirinya juga tercatat sebagai keponakan dari John Kei mantan preman legendaris dengan julukan The Godfather Jakarta.

Ia kelahiran O6 Desember 1997.

Kronologi Pembunuhan

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Golkar setempat, Agrapinus Rumatora atau yang akrab disapa Nus Kei, tewas akibat penikaman di Bandara Karel Sadsuitubun, Minggu (19/4/2026).

 Insiden maut ini terjadi sesaat setelah korban mendarat dari penerbangan asal Ambon sekitar pukul 11.10 WIT.

 Ketika sampai di depan pintu keluar bandara untuk menemui keluarganya, Nus Kei langsung ditikam oleh orang tidak kenal (OTK).

Pada momen tersebut, kakak Nus Kei, Antonius Rumatora langsung membanting pelaku. Namun, pelaku berujung melawan dan melarikan diri.

 "Selang beberapa menit, datang seorang pria diduga pelaku memakai jaket merah dan menggunakan masker langsung menikam Saudara Almarhum Agrapinus Rumatora."

 "Melihat kejadian tersebut Saudara Antonius Rumatora (kakak korban) sempat memeluk dan membanting yang diduga pelaku namun pelaku melawan dan berhasil melarikan diri," demikian rilis resmi yang diterima dari Ketua DPP Partai Golkar, Dave Laksono, Minggu (19/4/2026) melansir Tribunnews.com.

Setelah itu, Nus Kei sempat lari ke dalam bandara tetapi terjatuh dan sempat memperoleh pertolongan dari petugas di lokasi.

 Nus Kei lantas dilarikan ke Rumah Sakit Karel Sadsuitubun untuk penanganan medis. Nahas, korban dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.

 "Pukul 11.44 WIT, Saudara Agrapinus Rumatora dinyatakan meninggal akibat pendarahan hebat serta luka pada organ vital," tuturnya.

 Berdasarkan laporan yang diterima, Nus Kei menderita empat luka tusuk di bagian dada sebelah kanan dan kiri, leher bagian kiri, serta tulang belakang.

 Di sisi lain, maksud dari Nus Kei berada di Kabupaten Maluku Tenggara untuk menghadiri acara partai.

 "Kedatangan Agrapinus Rumatora Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara untuk mengikuti Musda Partai Golkar Maluku Tenggara yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 22 April 2026," katanya.

Sosok Hendrikus Rahayaan, Ponakan John Kei Altet MMA Pembunuh Nus Kei, Terungkap Motif Pembunuhannya

Hendrikus Rahayaan adalah atlet Mixed Martial Arts (MMA) sekaligus keponakan John Kei, tokoh preman asal Maluku Tenggara di Jakarta.

Hendrikus Rahayaan lahir di  Watran, Kota Tual, Maluku.

Dirinya juga tercatat sebagai keponakan dari John Kei mantan preman legendaris dengan julukan The Godfather Jakarta.

 Pria kelahiran O6 Desember 1997 ternyata memang memiliki hobi berkelahi.

 Hal ini sempat diutarakan dalam percakapan dengan Tribun Manado pada tahun 2023 silam.

 petarung dengan slogan Bad Boy From Kei itu menceritakan kegemarannya itu.

  Katanya, sedari kecil dia sudah sering berkelahi dengan teman sepermainan.

 Hingga sering terlibat tauran seiring bertambahnya umur.

 Namun, hobi itu tentu negatif, sehingga dia pun kurang disukai keluarga lantaran kerap hobinya menghasilkan masalah.

 "Awalnya itu memang suka sekali cari gara-gara, beta (Saya) itu memang berawal dijalanan dari situ terus tidak disukai oleh keluarga," katanya kepada TribunAmbon.com, Kamis (25/8/2023).

Bertumbuh dewasa, Hendrikus pun memutuskan untuk menekuni hobinya.

 Dengan tekad, hobinya berbuah prestasi yang membanggakan keluarga.

 "Jadi bikin saja, lebih baik kita bikin baku pukul jalanan itu jadi prestasi saja biar jadi kebanggaan keluarga, selain bisa bertahan hidup juga, kita bisa mengharumkan nama daerah," lanjutnya. .

 Jalan menuju atlet profesional dimulainya dengan berlatih keras dimentoring kakeknya sendiri yang kebetulan adalah pelatih ilmu bela diri.

 Tidak hanya satu, kakeknya menguasai tiga cabang ilmu bela diri, yakni; Mhuay Thai, Whu su dan Boxing.

 "Kebetulan beta punya kakek itu kita di sasana dia jadi coach, di Tual sini," lanjutnya.

 Basic mental by one serta latihan keras, keponakan John Kei itu akhirnya terjun di kelas bantam One Pride MMA Itu.

 Dari situlah, 2 match yang menjadi awal berkarirnya berakhir mulus dengan kemenangan.

M. Ricky Syahputra berhasil ditumbangkan dengan perolehan TKO 22 detik.

 Sementara Boido Simanjuntak tunduk pada ronde ke tiga.

 Hendrikus pun sangat yakin mampu menjadi atlet berprestasi, dan dia punya harapan besar anak muda Maluku yang sehobi bisa bertarung di ring profesional.

 "Untuk mental-mental jalanan anak Maluku itu buat saja, kita itu anak-anak yang dianggap nakal begini, kalau baru mau berjuang itu nanti dapat banyak kritikan dari orang-orang, jadu saya harap selalu bermental baja, lakukan saja apa yang harus kita lakuakan tuk terus harumkan nama daerah, tandasnya.

KASUS PENIKAMAN - Kolase foto Jhon Kei dan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei. Nus Kei tewas setelah menjadi korban penikaman di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara di Provinsi Maluku, Minggu (19/4/2026).
KASUS PENIKAMAN - Kolase foto Jhon Kei dan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei. Nus Kei tewas setelah menjadi korban penikaman di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara di Provinsi Maluku, Minggu (19/4/2026). (Dokumen Pribadi/Kolase Tribun Manado/HO/TRIBUN MEDAN/Istimewa)

Sosok Nus Kei

Biodata Nus Kei:

- Nama Lengkap: Agrapinus Rumatora.

- Nama Populer: Nus Kei.

- Jabatan: Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara.

- Usia: Sekitar 50 tahun

- Asal: Maluku Tenggara

Namanya sering dikaitkan dengan perseteruan dengan John Kei, tokoh yang dikenal luas dalam kasus kriminal di Jakarta. Nus Kei pernah dipanggil penyidik Polda Metro Jaya pada 2020 untuk memberikan keterangan terkait konflik tersebut.

(*/ Tribun-medan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.