Prabowo Disebut Tak Bahas Isu Perubahan Sistem Pemilu dalam Retret Ketua DPRD se-Indonesia
Adi Suhendi April 21, 2026 06:23 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Lemhanas sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, mengungkap arahan Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan retret Ketua DPRD se-Indonesia.

Menurut Ace, isu sistem Pemilu 2029 maupun wacana perubahan mekanisme Pilkada tidak dibahas dalam forum tersebut.

“Tidak ada pembahasan terkait sistem pemilu ke depan,” kata Ace di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Selasa (21/4/2026).

Presiden Prabowo, dikatakan Ace, menekankan pentingnya kekompakan antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyelaraskan kebijakan nasional dengan implementasi di tingkat lokal.

“Presiden menekankan perlunya persatuan dan kekompakan seluruh pimpinan daerah agar kebijakan nasional bisa berjalan selaras dengan kebijakan di daerah,” ujar Ace 

Dia menjelaskan, Ketua DPRD memiliki peran strategis sebagai pengambil keputusan di daerah.

Karena itu, pemahaman terhadap visi, misi, dan program prioritas pemerintah, termasuk agenda Astacita, dinilai menjadi hal krusial.

Baca juga: Presiden Prabowo Panggil Menteri KKP dan Mendiktisaintek Bahas Giant Sea Wall

Selain itu, Presiden juga mengingatkan agar perbedaan latar belakang politik tidak menjadi penghambat kerja sama di daerah.

“Meskipun berasal dari partai yang berbeda, semua pimpinan DPRD diminta tetap bahu-membahu demi kepentingan masyarakat dan tujuan besar Indonesia Emas 2045,” katanya.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo turut menyoroti pentingnya penyelesaian persoalan mendasar di daerah, salah satunya masalah sampah yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah besar.

“Isu-isu dasar seperti pengelolaan sampah harus diselesaikan karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat,” jelas Ace.

Baca juga: Sidak Presiden Prabowo bersama Sudaryono ke Gudang Bulog, Hapus Keraguan Soal Swasembada Beras

Tak hanya itu, sejumlah program prioritas pemerintah juga kembali ditegaskan, termasuk program Makan Bergizi Gratis yang diharapkan memberi dampak langsung bagi masyarakat daerah.

“Program ini tidak hanya meningkatkan gizi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja di daerah,” ujar dia.

Presiden Prabowo Subianto menghadiri secara langsung pembukaan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah atau retreat bagi Ketua DPRD seluruh Indonesia di Lembah Tidar, Magelang, Jawa Tengah pada Sabtu (18/4/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Indonesia ini bertujuan untuk memberikan pengarahan langsung serta menjalin komunikasi yang lebih personal dengan pimpinan legislatif daerah.

Prabowo menegaskan bahwa dirinya sengaja datang meski sempat disarankan stafnya untuk diwakili.

Namun, Presiden menolak usulan tersebut karena menganggap pertemuan dengan seluruh elemen Ketua DPRD dari seluruh penjuru negeri memiliki nilai strategis yang sangat penting.

"Tapi setelah saya mengetahui bahwa di sini adalah seluruh Ketua DPRD dari seluruh Indonesia, saya anggap penting dan tepat kalau saya hadir langsung," tegasnya.

Di hadapan para wakil rakyat daerah, Prabowo menyatakan keinginannya untuk berbicara secara terbuka tanpa sekat formalitas yang kaku.

"Sebagai anak bangsa hari ini saya ingin bicara dari hati ke hati. Saya ingin bicara apa adanya," ucapnya.

Ia juga menyadari bahwa dalam pengarahannya mungkin akan ada poin-poin yang memicu reaksi beragam. Namun, hal itu dilakukan demi kepentingan negara.

"Mungkin kalau saya bicara nanti, mungkin ada yang kurang berkenan, mungkin ada yang tersinggung, ada yang sedih," kata Prabowo.

Prabowo mengingatkan bahwa semangat yang dibawa ke Lembah Tidar merupakan semangat patriotisme untuk mencintai tanah air dan rakyat.

"Saya datang ke sini, saya jumpa saudara-saudara dengan satu praanggapan bahwa kita semua di tenda ini adalah patriot," tuturnya.

Acara yang diselenggarakan oleh Lemhannas RI ini dihadiri juga oleh jajaran Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta para Gubernur sejumlah daerah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.