WARTAKOTALIVE.COM - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menyayangkan limbah ikan sapu-sapu yang hanya dikubur usai dimusnahkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Diketahui Pemprov DKI Jakarta menargetkan membasmi ikan sapu-sapu di seluruh sungai dan danau Jakarta.
Hal ini lantaran ikan sapu-sapu merupakan ikan invasif yang membasmi ikan lain di sungai.
Selain itu ikan sapu-sapu juga dianggap memiliki dampak negatif bagi ekosistem lingkungan.
Belasan ton ikan sapu-sapu berhasil ditangkap dalam sepekan terakhir. Belasan ton ikan sapu-sapu itu kemudian dikuburkan hidup-hidup oleh Pemprov DKI Jakarta.
Padahal mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti menilai ikan sapu-sapu yang telah ditangkap sebenarnya bisa diolah lagi untuk menjadi pakan ternak hingga pupuk.
Susi menyarankan agar ikan invasif tersebut dimanfaatkan menjadi pakan ternak, pakan ikan, hingga pupuk, bukan dimusnahkan dengan cara dikubur.
Selain dijadikan pakan, Susi juga menilai ikan sapu-sapu bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk sektor pertanian maupun perkebunan.
Ia menjelaskan, ikan tersebut cukup dicincang lalu dikubur di lahan tanam agar menjadi unsur hara bagi tanah.
Ternyata ikan sapu-sapu memang memiliki banyak gizi.
Dimuat Alodokter ikan sapu-sapu sebenarnya memiliki beberapa manfaat kesehatan bila dikonsumsi dengan cara yang benar.
Di antaranya ikan sapu-sapu mengandung protein yang penting untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh.
Baca juga: Sesuai Anjuran MUI, Ini Cara Pemkot Jaksel Basmi Ikan Sapu-sapu
Protein ini berfungsi seperti “bahan bangunan” bagi otot, kulit, serta organ tubuh lainnya.
Dengan asupan protein yang cukup, tubuh Anda akan lebih cepat pulih setelah beraktivitas berat atau saat mengalami luka.
Selain itu ikan sapu-sapu juga memiliki kandungan kalsium dan fosfor pada ikan sapu-sapu membantu memperkuat tulang dan gigi.
Mineral ini sangat dibutuhkan oleh anak-anak yang sedang tumbuh, maupun orang dewasa untuk mencegah pengeroposan tulang (osteoporosis).
Mengonsumsi ikan sapu-sapu bisa menjadi cara sederhana untuk mendukung kesehatan tulang keluarga Anda.
Ikan invasif ini juga mengandung vitamin B yang berperan penting dalam proses metabolisme, yaitu mengubah makanan menjadi energi.
Sehingga konsumsi ikan sapu-sapu bisa membuat tubuh lebih bertenaga dalam menjalani aktivitas sehari-hari, tidak mudah lelah, dan daya tahan tubuh tetap terjaga.
Namun demikian sayangnya ikan sapu-sapu di Jakarta sudah terkontaminasi zat beracun dari pencemaran limbah di perairan Jakarta.
Bahkan ikan sapu-sapu di Jakarta sudah tercemar limbah logam dan Arsenik.
Sehingga apabila dikonsumsi oleh tubuh makan akan berbahaya dan mengancam kesehatan.