Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Semangat kebangkitan organisasi kepemudaan di Provinsi Maluku mulai menunjukkan geliat baru.
Hal ini ditandai dengan digelarnya rapat konsolidasi perdana Pengurus Karang Taruna Provinsi Maluku yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Sosial Provinsi Maluku, Selasa (21/4/2026).
Rapat tersebut menjadi langkah awal dalam mempersiapkan sejumlah agenda besar organisasi, mulai dari pelantikan pengurus, Rapat Kerja Daerah (Rakerda), hingga Expo Karang Taruna yang dijadwalkan berlangsung pada minggu ketiga Mei 2026.
Fungsionaris Karang Taruna Maluku, Rustam Latupono, yang memimpin rapat mewakili Ketua Karang Taruna Maluku, Alex Waas, menegaskan bahwa konsolidasi ini menjadi titik awal kebangkitan organisasi.
“Rapat ini bukan sekadar pertemuan biasa, tetapi menjadi langkah awal untuk membangun kembali semangat dan peran Karang Taruna di Maluku agar lebih aktif dan berdampak,” ujar Rustam.
Baca juga: Keluarga, Kerabat hingga Saudara Pela Ikut Mendoakan Mendiang Nus Kei di Gereja Paroki Santo Joseph
Baca juga: Ditreskrimsus Polda Maluku Upaya Paksa Penahanan Tersangka Haji Hartini Kepemilikan Sianida
Ia menjelaskan, fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh agenda besar organisasi dapat berjalan maksimal dan memberi manfaat nyata bagi generasi muda.
“Kami sedang mematangkan seluruh persiapan, baik pelantikan, Rakerda, maupun Expo. Ini momentum penting untuk menata arah gerak organisasi ke depan,” jelasnya.
Turut hadir dalam rapat tersebut Ketua Panitia Pelantikan dan Rakerda, Jimmy Papilaya, serta Ketua Panitia Expo, Bodewin Mailuhu.
Dalam forum itu, berbagai hal strategis dibahas secara komprehensif, mulai dari kesiapan teknis pelaksanaan kegiatan, konsep acara, hingga penguatan program kerja organisasi.
Rustam menambahkan, pelantikan dan Rakerda nantinya diharapkan menjadi momentum untuk menghidupkan kembali peran Karang Taruna yang selama ini dinilai kurang aktif.
"Kami ingin Karang Taruna kembali menjadi rumah besar pemuda, tempat lahirnya ide, karya, dan kontribusi nyata untuk masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Expo Karang Taruna diproyeksikan menjadi ruang besar bagi generasi muda Maluku untuk menampilkan kreativitas dan inovasi, mulai dari UMKM, seni, budaya, hingga ekonomi kreatif.
Panitia bahkan merancang keterlibatan masyarakat berkebutuhan khusus sebagai bagian dari semangat inklusivitas.
“Expo ini tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga ruang kolaborasi. Kami ingin semua kalangan, termasuk teman-teman berkebutuhan khusus, ikut ambil bagian dan menunjukkan potensinya,” tambah Rustam.
Seluruh rangkaian kegiatan ini akan mengusung tema besar “Pemuda Pejuang Yang Berkarya Par Maluku Pung Bae.”
Panitia juga menargetkan kehadiran Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT), Budisatrio Djiwandono, pada agenda pelantikan dan Rakerda, serta pejabat pemerintah pusat dalam pembukaan Expo, termasuk Wakil Menteri UMKM.
Melalui konsolidasi ini, Karang Taruna Maluku diharapkan kembali menjadi wadah strategis pembinaan generasi muda sekaligus mitra pemerintah di berbagai sektor.
Momentum ini pun dinilai sebagai awal baru kebangkitan pemuda Maluku menuju masa depan yang lebih aktif, kreatif, dan berdaya saing.(*)