24.700 Ha Sawah Baru Akan Dicetak di Sulawesi Tenggara Tahun Ini, Tersebar Kendari hingga Baubau
Sitti Nurmalasari April 21, 2026 06:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) mendapatkan alokasi program cetak sawah baru seluas 24.700 hektare pada 2026.

Cetak sawah ini merupakan program Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dengan pendanaan bersumber dari APBN.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra, Prof Muhammad Taufik, mengatakan pihaknya awalnya memperoleh alokasi 14.700 hektare. 

Namun, jumlah tersebut bertambah 10 ribu hektare, sehingga total menjadi 24.700 hektare.

Penambahan kuota tersebut disampaikan langsung Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kepada Gubernur Sultra Andi Sumangerukka dalam Pertemuan Saudagar Bugis Makassar XXVI disalah satu hotel di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (26/3/2026).

Baca juga: 14.050 Ha Sawah Baru Akan Dibuka di Sulawesi Tenggara Tahun Ini, Tersebar Kolaka, Konawe hingga Muna

Program cetak sawah baru ini akan tersebar di 16 kabupaten dan kota di Sultra, meliputi Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Bombana, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara.

Konawe Kepulauan, Muna, Muna Barat, Buton, Buton Tengah, Buton Utara, Buton Selatan, Kota Kendari, dan Kota Baubau.

“Saat ini, pelaksanaan program masih berada pada tahap survei, investigasi, dan desain (SID),” kata Prof Taufik saat diwawancarai di kantornya, Selasa (21/4/2026).

Ia menyampaikan proses SID dilakukan oleh tim dari Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari.

Tahap ini menjadi dasar penentuan lokasi yang layak sebelum proses cetak sawah dimulai.

Baca juga: Cara Pemerintah Konawe Utara Kendalikan Inflasi Tahun 2025, Cetak Sawah Baru hingga Pasar Murah

Selain itu, Pemprov Sultra bersama pemerintah kabupaten dan kota juga sedang menyiapkan data Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan dan petani yang akan terlibat dalam program tersebut. 

Koordinasi juga terus dilakukan dengan tim SID, termasuk dalam rangka penyesuaian tambahan 10 ribu hektare lahan.

“Target penyelesaian desain cetak sawah baru ini dijadwalkan pada 27 April 2026. Setelah tahap desain selesai, program akan memasuki proses kontrak pelaksanaan untuk pengerjaan di lapangan,” tuturnya.

Pemprov Sultra juga telah membentuk 33 Brigade Pangan untuk mengelola cetak sawah baru.

Baca juga: Gubernur Sulawesi Tenggara Bentuk 33 Brigade Pangan Kelola 6.745 Hektare Sawah Baru dari Kementan

Setiap brigade terdiri dari 15 anggota yang terdiri dari pemilik lahan, serta beberapa tenaga dengan latar belakang teknis seperti mekanik.

Masing-masing brigade akan mengelola lahan sekitar 150 hektare dan mendapatkan dukungan sarana produksi dari pemerintah. 

Bantuan tersebut meliputi mesin tanam, traktor roda empat, mesin panen, pompa air, alat semprot, serta dukungan benih dan pupuk untuk meningkatkan produktivitas pertanian di daerah. (*)

(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.