SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Hujan deras yang mengguyur Kota Palembang pada Selasa (21/4/2026) siang menyebabkan sejumlah ruas jalan utama di Kota Palembang tergenang air cukup dalam. Akibatnya, arus lalu lintas di beberapa titik mengalami kemacetan parah dan mengganggu mobilitas warga.
Pantauan di lapangan, genangan air yang cukup tinggi terlihat di sepanjang Jalan Angkatan 45 Palembang, khususnya di depan Sekolah Arinda.
Pengendara terpaksa melambatkan laju kendaraannya hingga menimbulkan antrean panjang mulai dari Jalan Sumpah Pemuda (Simpang Momea).
Kondisi serupa terjadi di Jalan Anwar Sastro, tepatnya di depan Kantor Disnaker Palembang dan samping Hotel Arista.
Kedalaman air di lokasi ini membuat banyak pengendara, terutama roda dua, memilih putar balik dan mencari jalan alternatif guna menghindari mesin kendaraan mati akibat terendam air.
Sementera itu, arus kendaraan dari arah Simpang RS Bunda menuju Simpang Momea terpantau sepi.
Banyak pengendara yang sudah mengetahui titik banjir di kawasan tersebut memilih untuk menghindari jalur Angkatan 45.
Menanggapi kondisi ini, Walikota Palembang, Ratu Dewa, menegaskan telah memberikan instruksi khusus kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, termasuk jajaran Kecamatan dan Kelurahan.
"Kami sudah mewanti-wanti Dinas terkait, Camat, hingga Lurah untuk terus siaga (standby) saat hujan deras turun. Petugas harus turun langsung ke lapangan untuk membantu meminimalisir dampak banjir dan memastikan keselamatan warga," tegas Ratu Dewa.
Warga diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi jalur-jalur yang rawan terendam banjir di Kota Palembang.
Baca juga: Warga Kenten Laut Protes Krisis Air Bersih, Pasang Spanduk Selamat Datang di Kawasan Sulit Air