TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Baitul Jannah Islamic School yang dikenal sebagai Sekolahnya Para Juara terus menunjukkan komitmen terkait potensi siswa.
Sebagai lembaga pendidikan terkemuka di Lampung yang mengintegrasikan kurikulum akademik dengan pembentukan karakter islami, Baitul Jannah Islamic School membuktikan kualitasnya melalui delegasi siswa-siswi berprestasi yang melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, S.STP., M.H, Selasa (21/4/2026).
Pertemuan yang berlangsung di ruang pertemuan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung ini menjadi ajang apresiasi bagi para siswa yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
Semangat juang Kartini dalam mengejar kemajuan tercermin nyata pada prestasi gemilang para siswa di berbagai bidang.
Beberapa siswa yang turut hadir dalam audiensi tersebut antara lain:
1. Fellix Fathul Ruzain (SMAIT Baitul Jannah Islamic School), Peraih Peringkat 4 Inline Freestyle World Championship Singapore 2025 dan Atlet PON XXI ACEH-SUMUT 2024.
2. Shahnaz Kayyisa Halwa & Nadya Safwa Kamirah (SMPIT Baitul Jannah Islamic School), merupakan gitaris muda berbakat yang berhasil meraih apresiasi publik digital yang luas serta apresiasi dari grup musik Dewa 19 di bidang seni musik nasional.
3. Almara Moza Adiva A (SMPIT Baitul Jannah Islamic School). Peraih Juara 1 English Olympiad tingkat Provinsi.
4. Faaz Azelvin Anugeraha (SDIT Baitul Jannah Islamic School), Meraih Medali Emas Pugnator International Taekwondo Championship 2025.
5. Muhammad Akbar Fauzan (SDIT Baitul Jannah Islamic School), Juara 1 Tahsin Tahfidz Bintang Indonesia (Nasional).
6. Alexa Tinola Alfaren & Allecia Tinola Afareen (SDIT Baitul Jannah Islamic School), Merupakan Da’i cilik kembar peraih Juara 1 Da'i Cilik TV One dan Juara 1 DH Islamic Fest & ABATASA (Nasional).
7. Elvina Natha Sabrina (SLBIT Baitul Jannah Islamic School), Merupakan Delegasi Jambore & Pertemuan Nasional Pramuka Berkebutuhan Khusus 2025.
Thomas Amirico di pertemuan tersebut memberikan arahan penting bagi pengembangan mutu pendidikan.
Ia menekankan perlunya sekolah membekali siswa dengan tiga kecerdasan utama, yaitu intelektual, emosional, dan spiritual melalui program-program yang terukur.
Turut digarisbawahi pentingnya penguasaan bahasa Inggris bagi siswa agar mampu bersaing di level global.
Serta mendorong sekolah untuk memiliki instrumen pemetaan guna memantau perkembangan belajar siswa secara akurat.
Lebih lanjut, ia memaparkan jika kesuksesan siswa sangat bergantung pada penguatan soft skill, keberanian untuk bermimpi, serta kedisiplinan dalam merencanakan tahapan pencapaian impian tersebut.
Tak lupa diingatkannya siswa untuk selektif dalam memilih lingkaran pertemanan yang positif.
Menutup arahannya, Thomas menekankan sinergi yang kuat antara orangtua dan pihak sekolah menjadi kunci utama dalam mewujudkan cita-cita siswa.
Audiensi diakhiri dengan sesi foto bersama, memperkuat kolaborasi antara instansi pendidikan dan sekolah dalam melahirkan generasi juara yang berlandaskan nilai-nilai islami dan prestasi.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/*)