SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Mahasiswa Universitas Jabal Ghafur (Unigha) Sigli, Pidie melaksanakan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di Gampong Mee Tanoh, Kecamatan Peukan Baro, Pidie, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Kolaborasi Mahasiswa dalam Penguatan Literasi Digital Berbasis Cerita dan Audio Edukatif untuk Pemulihan Psikososial Masyarakat Desa Pasca Bencana Aceh.”
Program ini dibimbing oleh dosen pendamping, Farizawati, S.Pd., M.Pd., serta mendapat dukungan penuh dari Rektor Unigha, Heri Fajri, Dr., M.Pd.
Sementara itu, kegiatan ini diketuai oleh Muhammad Khalil bersama 49 anggota mahasiswa yang terlibat aktif dalam pelaksanaan program di lapangan.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya anak-anak, serta mendukung proses pemulihan psikososial masyarakat pascabencana di Aceh.
Melalui pendekatan edukatif dan kreatif, mahasiswa menghadirkan kegiatan yang memadukan teknologi digital dengan penguatan kemampuan literasi.
Salah satu fokus utama kegiatan adalah pelatihan kepada anak-anak mengenai cara membuat akun dan menulis cerita di platform Wattpad.
Dalam sesi ini, peserta dibimbing untuk menuangkan ide, pengalaman, dan imajinasi mereka ke dalam bentuk cerita digital yang menarik.
Pelatihan tersebut disambut antusias oleh anak-anak karena memberikan pengalaman baru dalam memanfaatkan teknologi sebagai media belajar dan berekspresi.
Selain pelatihan menulis cerita digital, tim mahasiswa Unigha juga menyerahkan podcast edukatif kepada aparatur gampong sebagai media pembelajaran tambahan.
Podcast tersebut berisi cerita inspiratif, pesan motivasi, dan materi edukasi yang dapat digunakan masyarakat sebagai sarana belajar sekaligus hiburan positif.
Ketua tim PKM mahasiswa Unigha menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya literasi digital di lingkungan desa.
Tidak hanya meningkatkan keterampilan teknologi, program ini juga membantu anak-anak dan masyarakat dalam menyalurkan emosi, pengalaman, serta membangun kembali semangat melalui media digital yang positif pascabencana.
Melalui program ini, mahasiswa Unigha menunjukkan komitmen perguruan tinggi dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat melalui inovasi berbasis teknologi, pendidikan, dan pemulihan sosial di tingkat gampong.(*)