TRIBUNGAYO.COM - Masyarakat Gayo Lues kembali diajak agar meningkatkan kewaspadaan terhadap banjir dan longsor.
Pasalnya, cuaca ekstrem kembali terjadi beberapa hari terakhir.
Hal itu disampaikan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gayo Lues, Muhaimini, ST, MEc, Dev.
"Kepada seluruh warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, khususnya banjir dan tanah longsor," ujar Kalak BPBD sebagaimana dilansir dari Serambinews.com.
Ia mengaku imbauan tersebut disampaikan menyusul kondisi cuaca ekstrem belakangan ini.
Tepatnya cuaca akhir-akhir ini didominasi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah rawan.
Muhaimini mengatakan, masyarakat yang tinggal di daerah bantaran sungai, lereng perbukitan, dan kawasan rawan longsor diminta untuk selalu siaga serta segera mengambil langkah antisipasi jika terjadi tanda-tanda bencana.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat hujan turun dengan durasi yang lama.
Segera evakuasi diri ke tempat yang lebih aman jika melihat tanda-tanda seperti retakan tanah, debit air sungai meningkat, atau longsoran kecil,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Selain itu, BPBD juga meminta masyarakat untuk tidak mengabaikan informasi resmi dari pemerintah serta aktif memantau perkembangan cuaca melalui kanal yang terpercaya.
Ia juga menekankan pentingnya peran aparatur kampung dan relawan dalam memberikan informasi cepat kepada warga apabila terjadi kondisi darurat.
“Koordinasi dan komunikasi yang baik sangat penting dalam upaya meminimalisir risiko. Kami juga telah menyiagakan tim serta peralatan untuk merespons jika terjadi bencana,” tambahnya.
Muhaimini turut mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memperparah kondisi lingkungan, seperti penebangan hutan secara liar dan membuka lahan di daerah rawan longsor.
BPBD Gayo Lues memastikan akan terus melakukan pemantauan di titik-titik rawan serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Dengan adanya imbauan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungan, serta bersama-sama mengurangi risiko bencana di Kabupaten Gayo Lues.(*)
Baca juga: 74 CJH Gayo Lues Tergabung dalam Kloter 8 Bersama Aceh Besar dan Bireuen, Ini Jadwal Keberangkatan
Baca juga: Pemkab Gayo Lues Resmi Berlakukan WFH Setiap Hari Jumat