Kebakaran di Palangka Raya Kalteng, Api di RTA Milono Diduga Terpicu Timbunan BBM
Nia Kurniawan April 22, 2026 04:51 AM

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Ruko dua tingkat di Jalan RTA Milono, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Rabu (22/4/2026) terbakar sekira pukul 01.30 WIB.


Bangunan yang terbakar diketahui berisi bekas warung makan yang sudah lama tidak beroperasi dan gudang rokok.

Baca juga: BREAKING NEWS Kebakaran di Palangka Raya Kalteng, Bangunan Tingkat 2 di RTA Milono Hangus


Api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan beserta sejumlah kendaraan yang berada di sekitar lokasi.


Kepala Seksi Pengendalian Operasi dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya, Sucipto, mengungkapkan, di dalam bangunan ditemukan adanya tumpukan bahan mudah terbakar, termasuk bahan bakar minyak (BBM).


“Di dalam ini ternyata ada tumpukan BBM. Itu tersimpan di dalam bangunan yang dulunya warung makan dan sudah lama tidak beroperasi,” ujar Sucipto saat diwawancarai di lokasi kejadian.


Ia menambahkan, keberadaan BBM tersebut diduga mempercepat penyebaran api hingga ke bagian luar bangunan. Bahkan, api sempat merembet dan membakar kendaraan yang terparkir di depan.


“Dari temuan kami, minyak itu mengalir sampai ke teras, sehingga api menjalar ke luar dan membakar mobil yang ada di depan,” jelasnya.


BBM tersebut diduga sengaja ditimbun di lokasi tersebut.


“Kalau terkait adanya BBM ini, nanti menjadi ranah kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut,” ucap Sucipto.


Sementara itu, saksi mata, Syawal (20), mengaku melihat api sudah dalam kondisi besar saat dirinya melintas sepulang kerja sekira pukul 01.00 WIB.


“Saya kaget lihat api sudah besar. Bahkan sempat lihat orang lari dari lokasi. Api cepat membesar dan sampai ke jalan,” ungkapnya.


Ia juga mengaku mengetahui bangunan tersebut sebelumnya sering digunakan sebagai gudang yang menyimpan bahan bakar.


“Saya pernah antar paket ke sini, dan memang tahu kalau di dalamnya ada penyimpanan minyak dalam tanki-tanki,” tambahnya.


Sementara itu, Muhammad Aldi (26), karyawan gudang rokok yang berada di lokasi saat kejadian, menyebut, api diduga berasal dari dalam bangunan dan langsung membesar setelah menyambar BBM.


“Awalnya saya kira mobil mau mundur, tapi tiba-tiba muncul api. Saya sempat ambil APAR, tapi api langsung menyambar ke mobil dan meledak,” ujarnya.


Akibat kejadian tersebut, sejumlah kendaraan dilaporkan ikut terbakar, terdiri dari beberapa mobil dan sepeda motor, baik milik gudang maupun pribadi.


Diperkirakan kerugian yang dialami gudang rokok akibat kebakaran itu lebih dari Rp 250 juta.


Sejauh ini, belum ada laporan korban jiwa maupun luka bakar dalam peristiwa tersebut.


Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.


Peristiwa kebakaran tersebut menghanguskan sebuah bangunan bertingkat dua yang berada di pinggir jalan utama.


Kobaran api terlihat cukup besar, sehingga menarik perhatian warga sekitar untuk menyaksikan kejadian tersebut.


Menurut keterangan warga di sekitar lokasi, api mulai terlihat sekitar pukul 01.30 WIB. Dalam waktu singkat, api langsung membesar dan melalap hampir seluruh bagian bangunan.


Berdasarkan pantauan TribunKalteng.com di lokasi kejadian, belasan unit mobil pemadam kebakaran tampak berjejer di sepanjang jalan, disertai sejumlah ambulans yang bersiaga.


Sementara itu, petugas pemadam kebakaran dibantu relawan berjibaku memadamkan api. Selain itu, aparat kepolisian juga terlihat mengamankan area sekitar.


Setelah beberapa waktu, api akhirnya mulai padam. Meski demikian, petugas masih terus melakukan pendinginan dengan menyiram sisa-sisa bangunan guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali menyala.


Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Begitu pula dengan kemungkinan adanya korban jiwa maupun besaran kerugian yang dialami pemilik bangunan, masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.

Api 2 milono bbm
SETELAH KEBAKARAN - Timbunan BBM di lokasi. Kondisi bangunan ruko tingkat dua di Jalan RTA Milono Palangka Raya setelah hangus terbakar, Rabu (22/4/2026).


(TRIBUNKALTENG.COM/AHMAD SUPRIANDI)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.