Kembangkan K-Shoes Clean, Muslikhun Bikin Jasa Cuci Sepatu yang Bisa Jadi Sandaran Ekonomi Keluarga
M Syofri Kurniawan April 22, 2026 07:14 AM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Memanfaatkan ruang tak terpakai di rumahnya, Jalan Raya Dukuh Kaligetas RT 05 RW 04 Kelurahan Jatibarang, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, seorang pria tampak telaten menyikat sol sepatu dengan penuh kehati-hatian.

Dialah Muslikhun (34), bapak dua anak yang akrab disapa Bochi, pemilik usaha K-Shoes Clean yang perlahan tumbuh dari keterbatasan.

Perjalanan Bochi memulai usahanya bukan dari rencana besar, melainkan dari titik terendah hidupnya.

Tahun 2017 menjadi masa yang tak mudah. Ia kehilangan kendaraan satu-satunya setelah tawaran bisnis yang dijalani dari seorang teman mengalami kegagalan total. 

Motor yang dimilikinya terpaksa dijual untuk menutup kerugian.

“Di rumah kondisi menganggur, gak ada pekerjaan. Akhirnya saya coba nyuci sepatu sendiri, kebetulan punya koleksi sepatu,” kenangnya.

Dari aktivitas sederhana itu, ia mulai memotret hasil cuciannya dan membagikannya di BBM, platform yang saat itu masih digunakan.

Tak disangka, respons datang dari teman yang tertarik menggunakan jasanya.

Dari satu pelanggan, kemudian bertambah melalui rekomendasi mulut ke mulut.

Modal awalnya pun sangat minim, hanya sekitar Rp3.000 untuk membeli deterjen cair dan pewangi.

Namun dari situlah roda usaha mulai berputar.

Keuntungan kecil diputar kembali untuk membeli cairan pembersih khusus sepatu, parfum, hingga cat untuk repaint.

“Awalnya cuma cuci, lalu berkembang jadi repaint, terus tambah lagi sampai sekarang,” ujarnya.

Seiring waktu, layanan K Shoes Clean semakin beragam. Tak hanya deep cleaning, Bochi kini melayani unyellowing, whitening, suede treatment, repair, hingga custom painting. 

Bahkan untuk perbaikan yang lebih kompleks, seperti reglue dan swap sole, ia mengerjakannya sendiri.

Menariknya, dalam proses reglue, Bochi menggunakan alat yang tidak biasa, yakni menggunakan dongkrak mobil bekas.

Alat tersebut dimodifikasi di tukang las menjadi alat press sepatu.

“Karena fleksibel dan gak butuh listrik. Kalau pakai alat press listrik, daya kompresornya besar. Ini lebih hemat,” jelasnya.

Bochi mengatakan, sebelum menggeluti usaha cuci sepatu pada 2017 silam, ia aktif dalam komunitas sepatu Macbeth, sebuah merek alas kaki asal Amerika Serikat yang didirikan oleh Tom DeLonge (vokalis Blink-182).

Saat itu, brand tersebut memang sempat populer di kalangan anak muda, terutama pecinta musik rock, punk, maupun metal. Tak terkecuali di Kota Semarang.

Maka tak heran, ketika Tribun Jateng menyambangi kediamannya, Bochi masih menyimpan sejumlah koleksi sepatu tersebut beberapa di antaranya adalah seri Macbeth Elliot, dan Macbeth Fischer.

Lebih lanjut, Bochi mengaku tak pernah mengikuti kursus atau pelatihan profesional terkait perawatan sepatu.

Semua pengetahuan yang ia miliki saat ini berangkat dari rasa ingin tahu dan kebiasaannya membaca diskusi para pengguna sepatu di forum daring.

“Awalnya saya gabung di grup Facebook dan forum Macbeth di Kaskus. Di situ banyak yang sharing cara mencuci sepatu yang benar,” ujarnya.

“Dari situ saya belajar cara merawat sepatu yang benar, lalu langsung saya praktikkan,” katanya.

Kini, meski berlokasi di daerah pinggiran, K Shoes Clean memiliki pelanggan dari berbagai kalangan mulai dari pelajar, pekerja, hingga ibu rumah tangga.

Untuk menjangkau pelanggan yang lebih luas di Kota Semarang, Bochi juga menyediakan layanan antar-jemput sepatu.

Usaha yang dirintis dari keterpaksaan itu kini menjadi sumber penghidupan yang stabil. Perjalanan mengembangkan usaha sepatu sempat diuji pada saat pandemi Covid-19.

Usahanya justru sepi pelanggan membuatnya sempat banting setir menjadi kurir paket kurang lebih dua tahun untuk mencari penghasilan tambahan, selain bisnis jasa cuci sepatu. 

Ia kemudian kembali memutuskan fokus mengembangkan usahanya itu dengan beberapa pertimbangan. Selain berstatus single parent ketika itu, dia juga harus merawat orang tua.

“Alhamdulillah untuk sekarang sudah kembali bangkit perlahan,” kata pria yang juga mengaku terinspirasi membuka jasa cuci sepatu dari influencer Dr Tirta tersebut. (F Ariel S)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.