Viral Terpopuler: Kantor Gubernur Dilempari Sampah hingga Penjelasan Pertamina Kru Kapal Gamsunoro
Arie Noer Rachmawati April 22, 2026 07:14 AM

Warga kesal karena Rudy Masud menggunakan uang rakyat Rp 25 miliar untuk renovasi atau perbaikan rumah dinas.

Selanjutnya Pertamina angkat bicara soal tidak adanya kru asal Indonesia di kapal tanker Gamsunoro.

Sorotan warganet pun langsung mengarah ke Pertamina yang dinilai perlu memberikan penjelasan terkait hal tersebut.

Terakhir, sosok DEP, anggota aktif Polres Nganjuk, diduga berselingkuh dengan AN yang merupakan ASN (PPPK) di Disnaker Nganjuk.

Berikut selengkapnya:

Baca juga: Viral Terpopuler: Kronologi Penggelapan Dana Umat Rp28 M hingga Guru Maafkan 9 Siswa yang Mengolok

Massa Lempari Sampah Kantor Gubernur Kaltim 

Kantor Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud dilempari sampah oleh warga.

Warga kesal karena Rudy Masud menggunakan uang rakyat Rp 25 miliar untuk renovasi atau perbaikan rumah dinas.

Pelemparan sampah itu dilakukan di Kantor Gubernur Kalimantan Timur yang terletak di Jalan Gajah Mada No. 2, Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (21/4/2026).

Demonstran tak kunjung membubarkan diri hingga pukul 19.00 WIB.

Sementara unjuk rasa yang digelar dari Selasa siang itu juga tidak membuat Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud keluar gedung kantor.

Terlihat sejumlah barakuda polisi masih siaga di depan gerbang Kantor Gubernur Kaltim.

Ribuan personel Brimob juga terlihat masih bertahan di depan Gedung Kantor Gubernur Kaltim.

Massa unjuk rasa mengabaikan imbauan polisi untuk membubarkan diri lantaran batas waktu unjuk rasa sudah lewat sedari pukul 18.00 sore.

Namun massa tetap bertahan.

Bahkan, seperti laporan Wartawan TribunKaltim, massa nekat melempari kantor Rudy Masud dengan sampah.

Kantor Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud digeruduk oleh warganya sendiri di Samarinda, Kalimantan Timur pada Selasa (21/4/2026).

Unjuk rasa yang diikuti warga dan mahasiswa Kalimantan Timur itu sebagai bentuk kekecewaan rakyat Kalimantan Timur terhadap etika dan gaya hidup Rudy Masud.

Pasalnya, Rudy Masud kerap mengeluarkan kebijakan yang tidak relevan untuk pembangunan Kalimantan Timur dan justru cenderung membuang-buang anggaran daerah.

Misalnya saja baru-baru ini yang menjadi sorotan adalah anggaran renovasi rumah dinasnya hingga menghabiskan anggaran daerah Rp25 miliar.

BACA SELENGKAPNYA >>> 

Baca juga: Viral Terpopuler: 3 Jam Karyawan Minimarket Habiskan Rp52 Juta hingga Gencatan Senjata AS dan Iran

Penjelasan Pertamina soal Semua Kru Kapal Gamsunoro di Hormuz

Pertamina angkat bicara soal tidak adanya kru asal Indonesia di kapal tanker Gamsunoro.

Sorotan warganet pun langsung mengarah ke Pertamina yang dinilai perlu memberikan penjelasan terkait hal tersebut.

Diketahui, kapal Pertamina bernama Gamsunoro hingga kini masih belum bisa melintasi Selat Hormuz akibat situasi perang Iran Vs Amerika Serikat yang masih memanas.

Untuk diketahui, kapal Gamsunoro adalah kapal Pertamina yang mendistribusikan minyak mentah ke konsumen di berbagai belahan dunia.

Fakta tentang kru kapal Gamsunoro bermula ketika pelaut Indonesia, Adrian Umar, tanpa sengaja berpapasan dengan kapal tersebut di kawasan Selat Hormuz.

Melihat kapal dari tanah air di tengah situasi genting, Adrian tak menyembunyikan antusiasmenya.

Ia segera merekam momen tersebut dan mencoba berkomunikasi dengan kru kapal pada 18 April 2026.

Harapan untuk bertemu sesama WNI berubah menjadi kejutan tak terduga saat Adrian mulai berbincang dengan kru kapal.

"Dari mana kalian, dari India atau Indonesia?" tanya Adrian.

"Kru India, pemiliknya orang Indonesia tapi krunya India," jawab kru kapal.

"Oh jadi semua krunya dari India ya? tidak ada orang Indonesia di sana?" lanjut Adrian.

"Negatif, tidak ada orang Indonesia, semuanya India," ungkap kru tersebut.

Jawaban itu seketika mengubah suasana. Antusiasme berubah menjadi keterkejutan.

Adrian mengaku tidak menyangka hasil percakapan tersebut.

Ia awalnya berharap bisa berinteraksi dengan sesama pelaut Indonesia, apalagi dalam kondisi sama-sama terjebak di wilayah konflik.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Baca juga: Viral Terpopuler: Pengakuan Istri Kasubag Gadaikan SK Anggota hingga Jaksa Kejati Jual Barang Bukti

Sosok Polisi Selingkuh dengan ASN Nganjuk

Seorang oknum polisi kepergok berduaan dengan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di sebuah rumah kontrakan kawasan Griya Anjuk Ladang 3, Blok L Nomor 1, Jalan Serayu, Kelurahan Begadung, Kecamatan Nganjuk, Jawa Timur.

Oknum polisi yang selingkuh berinisial DEP.

DEP merupakan polisi aktif yang bertugas di Polres Nganjuk, sedangkan AN merupakan PPPK di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk.

DEP diketahui kontrak rumah di perumahan tersebut sejak November 2025.

Ia selama ini sering berduaan di rumah kontrakan dengan AN yang bukan istri sahnya.

Ketua RT 3 RW 5 perumahan Griya Anjuk Ladang 3, Kartoyo mengatakan, pihaknya dan warga tak tahu menahu terkait status hubungan DEP dan AN.

Sebab, keduanya tidak pernah bertegur sapa dengan warga sekitar.

Rumah tersebut dikontrak langsung oleh DEP. 

"Karena ini perumahan jadi lingkungannya memang tertutup. Hubungan keduanya, kami tidak paham," paparnya, Jumat (17/4/2026). 

DEP dan AN digerebek warga karena tidak mau keluar rumah. 

Kasus bermula ketika DEP dan AN diketahui sedang berduaan di dalam rumah, Jumat (17/4/2026) siang. 

Pihak keluarga yang sudah mengintai langsung mendatangi rumah itu.

Situasi di lapangan pun sempat memanas.

Keluarga yang datang berulang kali meminta DEP dan AN keluar dari dalam rumah untuk memberikan penjelasan.

BACA SELENGKAPNYA >>>

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.