Kapolsek Lembor Pimpin Patroli di SPBU Pantau Stok BBM Pasca Kenaikan Harga Pertamina Dex
Adiana Ahmad April 22, 2026 07:19 AM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Chrisantus Gonsales 

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Lembor, Kabupaten Manggarai Barat NTT, melakukan pemantauan ketat terhadap ketersediaan dan harga Bahan Bakar Minyak ( Stok BBM ) di wilayah hukumnya.

Langkah ini diambil menyusul adanya kenaikan harga BBM Pertamina Dex yang memicu perhatian publik.

Selasa (21/4/2026), Kapolsek Lembor, IPDA Vinsensius Hardi Bagus, S.I.P., turun langsung memimpin personilnya menyisir SPBU 54.865.04 Lembor.

Patroli SPBU ini bertujuan memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta memantau distribusi bahan bakar agar tetap sasaran.

"Langkah preventif ini diambil untuk meminimalisasi kriminalitas, penimbunan, dan premanisme pasca-perubahan harga yang berlaku sejak Sabtu (18/4) lalu," kata Kapolsek Vinsensius.

Baca juga: Pemkab Kupang Beri Tax Amnesti Bagi Masyarakat Imbas Kenaikan BBM, Pandemi Covid-19 dan Badai Seroja

Berdasarkan pantauan di lapangan sekitar pukul 10.00 Wita, petugas mencatat adanya antrean kendaraan roda enam (R6) di area pengisian. Setelah dikonfirmasi, antrean tersebut terjadi akibat kekosongan stok Biosolar pada hari sebelumnya.

"Memang sempat terjadi antrean kendaraan besar di depan SPBU. Berdasarkan keterangan pengelola, stok Biosolar sempat kosong pada Senin kemarin, dan baru masuk kembali pagi ini, sehingga terjadi penumpukan kendaraan yang ingin melakukan pengisian," ujar Vinsensius.

Meski terjadi antrean, Kapolsek Vinsensius memastikan situasi tetap terkendali. Berikut adalah rincian ketersediaan stok BBM di SPBU Lembor per 21 April 2026 yakni Pertalite, Stok tersedia 16 KL dengan harga Rp10.000 per liter, Pertamax, Stok tersedia 5 KL dengan harga Rp12.600 per liter, Biosolar B40: Stok tersedia 8 KL dengan harga Rp6.800 per liter dan Pertamina Dex, Stok tersedia 8 KL dengan harga baru Rp24.450 per liter.

"Kabar baik yang perlu dipahami masyarakat adalah penyesuaian harga hanya terjadi pada lini produk BBM non-subsidi kelas atas seperti Pertamina Dex. Sedangkan untuk BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar, serta Pertamax 92, harga tetap stabil di angka lama," paparnya.

Terkait kenaikan harga Pertamina Dex yang cukup signifikan, pihak kepolisian belum menemukan adanya riwayat aksi protes atau pergolakan dari aliansi masyarakat di Kecamatan Lembor.

Baca juga: Sejarah Kenaikan Harga BBM Sejak Zaman Soekarno, Soeharto, Gus Dur, Megawati Hingga Prabowo

"Sejauh ini, situasi pasca kenaikan harga Pertamina Dex masih kondusif. Belum ada tanda-tanda aksi massa atau penolakan yang mengganggu ketertiban. Namun, kami tetap waspada dan terus melakukan koordinasi dengan pihak SPBU," sebut Kapolsek Vinsensius.

Patroli yang berakhir pada pukul 11.20 Wita ini ditutup dengan imbauan kepada pengelola SPBU agar tetap memberikan pelayanan yang transparan kepada masyarakat.

IPDA Vinsensius menegaskan bahwa patroli rutin akan terus dilakukan untuk mencegah praktik kecurangan maupun potensi konflik di area publik.

"Kami akan melaksanakan patroli rutin di SPBU Lembor demi tercapainya situasi Kamtibmas yang aman dan memastikan distribusi energi untuk masyarakat tidak terhambat," pungkasnya.

Hingga saat ini, aktivitas di SPBU Lembor terpantau berjalan normal dengan pengawasan intensif dari personil kepolisian setempat. (moa)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.