TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Wakil Bupati Pasangkayu, Herny Agus, melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di Sekolah Dasar (SD) Marambeau, Desa Karya Bersama, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Selasa (21/4/2026).
Kunjungan ini menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas pendidikan, khususnya terkait kondisi sarana dan prasarana sekolah.
Dalam kunjungan tersebut, Wabup Herny Agus didampingi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pasangkayu.
Baca juga: Harga TBS Sawit Sulbar Usia Tanam 3-25 Tahun Rp 3.370 per Kg, Petani Ngeluh Tak Sesuai di Lapangan
Baca juga: Harga Emas Batangan Antam Rabu 22 April 2026 Kembali Anjlok
Ia meninjau langsung kondisi bangunan sekolah, ruang kelas, serta lingkungan sekitar yang dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah.
Selain itu, Wabup juga melihat langsung proses belajar mengajar yang tetap berlangsung meski dalam keterbatasan fasilitas.
Herny Agus menyampaikan keprihatinannya atas kondisi SDN Marambeau yang dinilai sudah tidak layak dan membutuhkan penanganan serius.
“Kami melihat langsung kondisi sekolah ini memang sangat memprihatinkan. Ini tentu menjadi perhatian pemerintah daerah, karena menyangkut kenyamanan dan keselamatan anak-anak kita dalam belajar,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti kondisi tersebut melalui langkah-langkah perbaikan, termasuk mendorong percepatan realisasi program revitalisasi yang telah direncanakan.
“Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar perbaikan sekolah ini bisa segera direalisasikan. Pendidikan adalah prioritas, sehingga sarana pendukungnya juga harus layak,” tegasnya.
Menurutnya, monitoring ini penting dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan serta mengetahui kebutuhan yang harus segera dipenuhi.
“Kami tidak ingin hanya menerima laporan di atas kertas. Dengan turun langsung ke lapangan, kami bisa melihat kondisi riil dan mengambil langkah yang tepat,” tambahnya.
Ia juga mengapresiasi semangat para guru dan siswa yang tetap melaksanakan proses belajar mengajar di tengah keterbatasan.
“Terima kasih kepada para guru yang tetap menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi. Ini adalah bentuk komitmen kita bersama untuk mencerdaskan generasi penerus,” tutupnya. (*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan