TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, menaruh perhatian serius terhadap penanganan kemiskinan ekstrem di wilayahnya.
Saat ini, kelompok yang masuk kategori Desil 1 tercatat berkisar antara 4.000 hingga 5.000 jiwa.
Wakil Bupati Donggala, Taufik M Burhan, mengatakan penanganan kemiskinan ekstrem menjadi fokus utama pemerintah daerah dan harus dilakukan secara terpadu oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Baca juga: Anwar Hafid Soroti 342 Ribu Hektare Lahan Sawit di Sulteng Beroperasi Tanpa HGU
Menurutnya, upaya pengentasan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan kerja sama lintas sektor agar hasilnya lebih efektif dan tepat sasaran.
Ia menegaskan bahwa berbagai program OPD harus saling mendukung dalam rangka menurunkan angka kemiskinan di daerah.
Pemerintah daerah juga mendorong penggunaan satu data kemiskinan agar seluruh program yang dijalankan benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan.
Baca juga: Ogah Damai Lewat RJ, Dokter Tifa Ingin Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Tetap Lanjut
Dengan langkah terpadu tersebut, Pemkab Donggala berharap angka kemiskinan ekstrem dapat terus ditekan secara signifikan dan berkelanjutan.(*)