TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Sinyal transfer kejutan Persib Bandung. Satu kans tiru Persija Jakarta. Satu potensi ulangi manuver enam tahun lalu.
Dalam beberapa bursa transfer terakhir, Persib Bandung kerap menghadirkan kejutan dengan menggaet sejumlah nama kejutan.
Sehingga, bukan tak mungkin hal kejutan akan dilakukan Persib Bandung pada bursa transfer awal musim 2026/2027 nanti.
Terkait hal tersebut, terdapat dua manuver transfer Pangeran Biru yang kans menjadi kejutan, dengan melibatkan dua pemain.
Baca juga: Sinyal Perjudian Transfer Persib Bandung, 1 Pemain Kans Digaet, Potensi Ulangi Manuver 6 Tahun Lalu
Baca juga: Persib Bandung Butuh Pemain Depan Baru? Pilar PSBS Biak Bisa Jadi Opsi, Statistiknya Ungguli 2 Nama
Dari dua manuver tersebut, satu kans meniru langkah Persija Jakarta, sementara satu lainya berpotensi mengulangi manuver beberapa tahun silam.
Lantas, siapa saja dua pemain yang kans digaet Persib Bandung?
Berikut ulasannya:
Pertama, terdapat penyerang tengah PSBS Biak, Ruyery Blanco, yang kans digaet Persib Bandung.
Belum lama ini, akun Instagram yang membahas sepak bola Indonesia, @liga_dagelann, menganggap bahwa Ruyery Blanco, beserta dengan tiga pemain PSBS Biak lainnya, masih layak untuk bermain di Super League musim depan.
"Super League
PSBS kabarnya sudah mengibarkan bendera putih
Para pemain sudah kehilangan semangat juang bahkan mereka minim melakukan persiapan & ada yang mau mengundurkan diri karena masalah tunggakan gaji.
Dari skuad PSBS. 4 pemain ini masih layak tampil di Super League berdasarkan performanya
Kadu Monteiro, Pablo Andrade, Ruyery Blanco, & Luquinhas," tulis akun @liga_dagelann dalam unggahannya, Rabu (8/4/2026).
Bukan tanpa alasan Ruyery Blanco layak tampil di Super League 2026/2027 mendatang.
Pasalnya, pada musim 2025/2026 ini, penyerang Kolombia itu telah mencatatkan 10 gol dan dua assist dari 22 penampilan bersama PSBS Biak.
Sehingga, sang pemain bisa menjadi opsi lini serang untuk tim-tim Super League, termasuk Persib Bandung.
Terlebih, Persib Bandung belum lama ini terindikasi bakal merekrut pemain depan baru.
Indikasi itu diungkap oleh akun Instagram yang membahas sepak bola Indonesia, @liga_dagelann.
Dalam unggahan Instagram Story-nya pada Senin (20/4/2026), akun itu menyebut Pangeran Biru bakal merekrut pemain depan baru untuk menambah efektivitas serangan.
"Belum tau.
Tapi Persib bakal nambah kekuatan di lini depan kekurangan Persib ada di efektivitas," tulis akun tersebut, menjawab pertanyaan warganet soal potensi hengkangnya penyerang Persib Bandung, Sergio Castel.
Selain itu, Ruyery Blanco bisa menjadi opsi pemain depan baru Persib Bandung karena satu hal, yakni kontribusi untuk tim.
Pemain dengan nilai pasar Rp4,35 miliar ini sudah membela PSBS Biak dalam 23 pertandingan, dengan catatan 2.014 menit bermain.
Dari 23 pertandingan itu, sang penyerang telah mencetak 10 gol dan 2 assist.
Rerata partisipasi golnya adalah 46 persen.
Dikutip dari Sofascore, Ruyery Blanco bahkan memiliki statistik keseluruhan musim ini lebih bagus dibanding dua pemain depan Persib Bandung, yakni Uilliam Barros dan Ramon Tanque.
Sofascore memberikan nilai 7,12 untuk Ruyery dan 7,04 untuk Uiliiam Barros.
Menit bermain mereka hanya berselisih 137 menit atau kurang dari 2 pertandingan.
Serangan dari Ruyery lebih unggul meski memiliki menit bermain yang lebih sedikit dibanding Uilliam.
Nilai yang nyaris sama dengan Ramon Tanque meski lebih sedikit memiliki menit bermain di Persib Bandung.
Apabila Persib Bandung merekrut Ruyery Blanco, mereka kans meniru langkah Persija Jakarta, yakni merekrut penyerang dari tim yang terdegradasi dari Liga 1 atau Super League.
Sebagai informasi, Persija Jakarta merekrut satu nama penyerang, Eksel Runtukahu, pada awal musim 2025/2026 ini.
Sebelum bergabung dengan Persija Jakarta, Eksel Runtukahu bersama Barito Putera, klubnya harus terjun ke Liga 2.
Namun, Persija Jakarta melihat potensi itu dan kini merasakan efek gagal turun kasta dari Eksel yang bersinar dengan Persija Jakarta.
Ia menjadi satu di antara 3 pemain lokal tersubur musim ini dengan mencetak 6 gol.
Situasi yang sama juga kans dialami oleh Persib Bandung apabila merekrut Ruyery Blanco.
Seperti yang diketahui, klub Ruyery Blanco, PSBS Biak, saat ini menempati posisi juru kunci klasemen sementara Super League 2025/2026.
PSBS Biak menjadi tim kandidat kuat terdegradasi dari Super League 2025/2026.
Selain dari faktor klasemen, hal ini tak lepas dari performa tim yang tak kunjung membaik hingga permasalahan lain seperti penunggakan gaji.
Nama pemain PSBS Biak berikutnya yang kans digaet Persib Bandung adalah Kadu.
Dalam beberapa waktu terakhir, Persib Bandung santer dikaitkan dengan Kadu.
Dikaitkannya Persib Bandung dengan Kadu tak lepas dari sejumlah faktor, mulai dari ajakan Bobotoh hingga kode-kode yang beredar.
Belum lama ini, Kadu tampak memberi kode tipis ingin digaet Persib Bandung.
Kode itu terlihat dalam unggahan Instagram Story di akun milik kiper PSBS Biak tersebut, @kadum_official_41.
Unggahan tersebut menampilkan sejumlah momen penyelamatan yang dilakukan Kadu.
Menariknya, dalam unggahan tersebut, momen penyelamatan saat laga melawan Persib Bandung jadi yang terbanyak dibagikan kiper yang memiliki nilai pasar 2,17 miliar rupiah itu.
Sementara itu, sang pemain juga membagikan momen penyelamatan saat laga melawan Persis Solo.
Di sisi lain, suporter Persib Bandung, Bobotoh, diketahui sudah gencar menggoda Kadu untuk bergabung dengan tim kebanggaannya.
Godaan Bobotoh untuk pemain andalan PSBS Biak itu dapat terlihat dalam unggahan Instagram sang pemain pada Senin (26/1/2026).
"Cokot lah ku persib si kadu gaganti adam peersebek," kata @tembang*****
"Kadu selalu bagus setiap lawan persib... Mungkin tahun depan bisa ke persib," ujar @udt****
"respect Kadu what a performance ," tulis @iam*****
"good game kaduu, respect from bandung," komentar @bintg*****
"what a save, what a performance ,, join persib u'll have a better future," ujar @bayu******
Bicara peluang, kans Persib Bandung amankan Kadu terbuka lebar.
Pasalnya, kiper Angola itu di ambang pintu keluar dari PSBS Biak.
Hal ini mengingat PSBS Biak cenderung degradasi di musim ini.
Selain itu, Kadu jadi satu di antara pemain yang turut mengurus laporan penunggakan gaji pemain PSBS Biak kepada Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI).
Hal itu dapat diketahui pada unggahan di InstaStory terkini Kadu Kamis (16/4/2026).
Ya, sebagai informasi, tim berjuluk Badai Pasifik itu diterpa isu tunggakan gaji, yang juga turut berpengaruh pada performa tim yang anjlok.
Dengan kata lain, angkat kakinya Kadu musim depan bisa dimanfaatkan Persib Bandung untuk bisa amankan tanda tangannya secara gratisan.
Dan apabila Persib Bandung jadi mendatangkan Kadu, maka mereka akan mengulangi manuvernya enam tahun lalu.
Seperti yang diketahui, pada enam tahun lalu, Persib Bandung mendatangkan Teja Paku Alam, kiper utama mereka saat ini.
Teja Paku Alam diamankan Persib Bandung dari tim yang saat itu terdegradasi, Semen Padang.
Hadirnya Teja Paku Alam sempat diragukan karena status sebelumnya yang merupakan kiper utama Semen Padang.
Di mana saat itu, Teja Paku Alam menorehkan 33 kali kebobolan dan hanya bukukan 5 kali cleansheet dari 25 pertandingannya bersama Semen padang musim 2018/2019.
Meski sempat diragukan, nyatanya, Teja Paku Alam mampu tampil superior di bawah mistar Persib Bandung.
Tercatat, Teja Paku Alam hanya kalah semusim saat Persib Bandung gunakan jasa kiper asing asal Filipina, Kevin Mendoza.
Setelah kepergian Kevin Mendoza ke Chonburi FC, Teja Paku Alam tampil menggila di bawah mistar Persib Bandung.
Bahkan di musim ini, Teja Paku Alam sukses kalahkan kiper asing Persib Bandung, Adam Przybek.
Lebih lagi, Teja Paku Alam berhasil catatkan statistik menawan dengan sukses bukukan 16 kali cleansheet dari 15 kebobolan.
Dengan kesuksesan Teja Paku Alam, bukan tak mungkin Persib Bandung bakal tertarik mengulang manuver yang sama dengan menggaet Kadu.
(TribunJatimTimur.com)