TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dipastikan bukan sekadar kegiatan seremonial.
Pemeriksaan ini menjadi langkah konkret, untuk mendeteksi penyakit sejak dini di kalangan aparatur sipil negara (ASN).
Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Kabupaten Pekalongan M Khoirudin menegaskan bahwa pelaksanaan CKG memiliki tujuan utama untuk mengetahui kondisi kesehatan pegawai secara menyeluruh.
Dengan begitu, potensi penyakit dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi lebih serius.
"CKG bukan formalitas, tapi deteksi penyakit sejak dini. Dengan pemeriksaan ini, kita bisa mengetahui faktor risiko kesehatan dan segera melakukan penanganan," ujarnya, usai memantau pemeriksaan CKG di aula Inspektorat Kabupaten Pekalongan, Rabu (22/4/2026).
Program ini menyasar, seluruh OPD di wilayah Kabupaten Pekalongan.
Pemeriksaan dilakukan secara bertahap di aula masing-masing OPD dengan melibatkan tenaga kesehatan dari puskesmas dan Dinas Kesehatan.
"Berbagai layanan kesehatan disediakan dalam kegiatan ini, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu, pemeriksaan gigi dan mulut, hingga pemeriksaan mata."
"Selain itu, dilakukan pula skrining penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi," imbuhnya.
Untuk pegawai usia 40 tahun ke atas, pemeriksaan diperluas dengan tes profil lipid, ureum, kreatinin, serta SGOT.
Sementara bagi perempuan usia subur, disediakan layanan pemeriksaan IVA, HPV DNA, dan SADANIS guna mendeteksi dini kanker serviks dan kanker payudara.
"Tak hanya itu, pemeriksaan juga mencakup deteksi penyakit menular seperti tuberkulosis dan hepatitis, serta pemeriksaan EKG bagi pegawai dengan riwayat diabetes melitus dan hipertensi," jelasnya.
Pihaknya berharap, seluruh ASN dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, kesehatan pegawai sangat berpengaruh terhadap produktivitas kerja dan kualitas pelayanan publik.
"Kami ingin, membangun budaya sadar kesehatan di lingkungan kerja. Kalau pegawai sehat, tentu kinerja juga akan optimal," tambahnya.
Ia juga mengimbau, setiap OPD untuk mendukung pelaksanaan kegiatan dengan menyiapkan fasilitas yang dibutuhkan serta memastikan keikutsertaan seluruh pegawai.
"Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Pekalongan optimistis dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin sekaligus memperkuat upaya pencegahan penyakit di lingkungan ASN," tambahnya. (Dro)