TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Seorang siswa masih mengenakan seragam sekolah meninggal dunia di tempat usai mengalami kecelakaan maut.
Insiden kecelakaan itu terjadi di jalur tengkorak Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk wilayah Jembrana, Rabu 22 April 2026.
Diduga siswa berusia 16 tahun tersebut menjadi korban tabrak lari oleh mobil yak dikenal karena kabur usai kejadian.
Mobil tersebut kini masih dalam pengejaran tim Polres Jembrana..
Baca juga: KRONOLOGI LENGKAP Siswi SD Terjun dari Lantai 3 Pasar Serangan, Bukan Perayaan Ulang Tahun
Menurut informasi yang diperoleh, kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk tepatnya pada kilometer 106-107 di wilayah Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Jembrana, sekitar pukul 06.30 WITA.
Insiden kecelakaan bermula dari kendaraan roda empat tak dikenal yang bergerak dari arah barat menuju timur atau dari Gilimanuk menuju Denpasar.
Baca juga: Detik-detik Gifar Terekam CCTV Sebelum Tewas, Jalan Sendiri Menyusuri Pantai Melasti
Setibanya di TKP kecelakaan, sepeda motor matik DK 2524 ZR yang dikendarai siswa lain terpaksa berhenti sejenak karena kendaraan tak dikenal tersebut mendahului kendaraan lain dari arah berlawanan.
Tak disangka, siswa bernama I Gusti Ngurah AD (16) yang mengendari sepeda motor matik DK 4951 WA di belakangnya justru menabrak sepeda motor di depannya.
Saat itu siswa tersebut kemudian terjatuh ke arah kanan. Dan saat bersamaan dari barat ke timur kendaraan tak dikenal tersebut menabrak korban.
Sesaat setelah kecelakaan, korban dinyatakan tewas di tempat diduga karena mengalami cedera kepala berat (CKB).
"Siswa tersebut diduga menjadi korban tabrak lari saat kejadian," ungkap Kapolsek Melaya, Kompol I Ketut Sukadana saat dikonfirmasi, Rabu 22 April 2026.
Dia menyebutkan, saat ini kasus kecelakaan tabrak lari tersebut masih dilakukan penyelidikan oleh Satlantas Polres Jembrana.
Dia berharap, pelaku segera diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Saat ini sudah ditangani oleh Satlantas Polres Jembrana," tandasnya.