TRIBUNSUMSEL.COM - Agus, seorang kuli panggul di pasar di Palembang, Sumatra Selatan, dilaporkan meninggal dunia.
Kepergian Agus ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga di tengah himpitan ekonomi mereka.
Mengingat Agus statusnya sebagai tulang punggung tunggal keluarga.
Semasa hidupnya, Agus tinggal bersama istri dan empat orang anak yang masih berusia dini di kontrakan kecil, di daerah Sukawinatan, Palembang.
Berdasarkan informasi dari Ketua RT setempat, pihak keluarga mengalami kendala untuk memakamkan almarhum karena ketiadaan biaya.
Baca juga: Pilu Satu Keluarga di Palembang, Agus Kuli Panggul Pasar Meninggal Dunia, Terkendala Biaya Pemakaman
Melalui akun relawan @perawat_peduli_palembang, pada Rabu (22/4/2026), kisah keluarga Agus ini pun mendapat perhatian dari khalayak berkat membuka donasi.
Terbaru, jenazah Pak Agus dikabarkan sudah dalam proses dimandikan.
"Bismillah proses memandikan jenazah Pak Agus, mohon doanya semoga lancar ya proses pemakaman hari ini," tulis akun tersebut dalam unggahan terbarunya.
Kendala biaya pemakaman yang sebelumnya sempat menghambat kini mulai teratasi.
Jenazah Pak Agus segera diberangkatkan untuk dikebumikan secara layak di TPU (Tempat Pemakaman Umum).
Sebelumnya dilaporkan, meski warga sekitar telah bergotong-royong membantu proses evakuasi jenazah di rumah duka, dana yang terkumpul secara swadaya belum mencukupi untuk menutupi seluruh biaya administrasi dan prosesi pemakaman.
Diketahui, biaya pemakaman yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp2.000.000.
Kondisi ekonomi keluarga yang memprihatinkan terlihat dari kediaman almarhum yang sangat sederhana.
Dalam foto yang beredar, tampak anak-anak almarhum duduk terpaku di samping jenazah ayah mereka yang telah ditutupi kain jarik.
Baca juga: Hadapi Kemarau Panjang, Kabupaten OKI Tetapkan Siaga Darurat Karhutla Hingga Desember 2026
Saat ini, komunitas relawan sedang menggalang donasi terbuka bagi siapa saja yang ingin membantu meringankan beban keluarga almarhum.
"Yang mau bantu semampunya untuk keperluan pemakaman beliau boleh ya. Nanti sedapatnya berapa akan kita berikan, semoga saja bisa mencukupi," tulisnya.
Informasi Donasi: Bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan, penyaluran donasi dapat dilihat dari Instagram @perawat_peduli_palembang
Di kolom komentar, banyak netizen yang menandai akun pejabat daerah, termasuk Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, agar memberikan atensi dan bantuan.
"Assalamualaikum Pak @ratudewa mohon bantuannya," tulis Nunungarsyad.
"Pak tolong dibantu @ratudewa," kata Cizhawie.
"@ratudewa @sahabat_ratudewa @primasalam pak izin," ujar Windhywhien2.
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com