TRIBUNNEWSSULTRA,KENDARI - Aksi pencurian menyasar Masjid Fastabiqul Khairat di kawasan perumahan Desa Puosu Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Pencurian yang terjadi pada Rabu (22/4/2026) dini hari tersebut, pelaku berhasil menggasak uang kotak amal dan telepon seluler milik marbot masjid.
Aksi pelaku terekam jelas oleh kamera pemantau atau CCTV di lokasi kejadian sekitar pukul 01.55 Wita.
Berdasarkan rekaman tersebut, pelaku merupakan seorang pria mengenakan kaus berwarna hijau dan celana panjang cokelat.
Ia tampak memasuki ruang penyimpanan masjid dengan tenang sebelum melancarkan aksinya.
Dalam rekaman video berdurasi singkat tersebut, terlihat pelaku dengan hati-hati memeriksa sudut ruangan.
Saat itu, marbot masjid sedang tertidur lelap di dalam ruangan penyimpanan tersebut.
Baca juga: Kios Dibobol Maling di Dapu-Dapura Kendari, Beras hingga Minyak Goreng Raib, 3 Pelaku Ditangkap
Memanfaatkan situasi yang sunyi, pelaku mengambil telepon seluler yang tergeletak tepat di samping korban tanpa membangunkannya.
Tak berhenti di situ, pelaku kemudian membobol kotak amal yang tersimpan di ruangan yang sama.
Setelah berhasil menguras isinya, pelaku segera meninggalkan area masjid melalui pintu semula.
Arjun, seorang warga setempat, mengatakan warga baru menyadari kejadian tersebut setelah marbot terbangun dan menemukan barang berharganya hilang.
"Yang diambil adalah uang di dalam kotak amal dan ponsel milik marbot yang sedang beristirahat," ujar Arjun saat dihubungi pada Rabu siang.
Kejadian ini menambah deretan aksi kriminalitas yang menyasar fasilitas umum dan rumah ibadah di wilayah Sulawesi Tenggara.
Meski nilai kerugian material secara spesifik masih dalam pendataan, peristiwa ini memicu keresahan di kalangan penghuni perumahan tersebut.
Baca juga: Viral Rumah Kosong di Jalan Wayong Kendari Sulawesi Tenggara Disatroni Maling, 4 Mobil Dipreteli
Warga berharap pihak kepolisian dari Polsek Konda dapat segera mengidentifikasi pelaku melalui bukti rekaman CCTV yang ada.
"Kami berharap pelaku bisa segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, sekaligus memberikan rasa aman bagi warga dan jemaah masjid," ujar Arjun.
Desa Puosu Jaya berjarak 12,5 kilometer atau 23 menit berkendara dari Kota Kendari, ibu kota Provinsi Sultra.(*)
(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)