Ditipu Rekan Bisnis Hingga Uang Rp5,5 Miliar Raib, Ruben Onsu Masih Tunggu Itikad Baik 
Kharisma Tri Saputra April 22, 2026 06:46 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM - Ruben Onsu menunggu itikad baik Philipus Suprihatin yang diduga terlibat kasus penipuan berkedok kerja sama bisnis produksi mukena.

Dalam kasus tersebut, Ruben Onsu harus kehilangan uang Rp5,5 miliar.

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola mengatakan klienya masih menunggu itikad baik rekan bisnisnya.

Namun, jika tidak ada penyelesaian dalam waktu dekat, kasus tersebut disebut berpotensi berlanjut ke ranah hukum.

Minola menjelaskan, hingga saat ini pihak yang disebut bernama Philipus Suprihatin belum menghubungi Ruben maupun dirinya untuk memberikan penjelasan.

"Sampai hari ini belum ada komunikasi dari yang bersangkutan," kata Minola di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/4/2026).

KORBAN PENIPUAN- Presenter kondang Ruben Onsu unggah  foto seorang pria diduga telah melakukan penipuan terkait kerja sama bisnis, hingga sebabkan kerugian finansial yang signifikan pada perusahaannya.
KORBAN PENIPUAN- Presenter kondang Ruben Onsu unggah foto seorang pria diduga telah melakukan penipuan terkait kerja sama bisnis, hingga sebabkan kerugian finansial yang signifikan pada perusahaannya. (Instagram/ruben_onsu)

Menurut Minola, Ruben saat ini masih membuka pintu damai tanpa harus membawa persoalan tersebut ke kepolisian.

"Ruben ingin menempuh cara seperti ini dulu, dengan harapan orangnya merasa khawatir, takut, atau bersalah, lalu menghubungi Ruben atau menghubungi saya," ujar Minola.

Baca juga: Kronologi Ruben Onsu Jadi Korban Penipuan Hingga Uang Raib Rp5,5 M, Modus Produksi Bisnis Mukena

Ia menambahkan, penyelesaian damai dipilih sebagai langkah awal sebelum mengambil tindakan hukum lanjutan.

Namun, apabila penyelesaian secara damai tidak terwujud, Ruben siap mengambil langkah hukum.

"Nanti kita lihat beberapa hari ke depan apakah ada tanggung jawab dari yang bersangkutan," ucap Minola.

Sebelumnya, Ruben mengaku mengalami kerugian usai menjalin kerja sama bisnis produksi mukena dengan nilai kontrak miliaran rupiah.

Dana yang telah ditransfer disebut tak kunjung berbuah produksi, sementara pihak yang menjanjikan kerja sama justru sulit dihubungi.

Kasus itu juga disebut berdampak pada kondisi keuangan perusahaan milik Ruben.

Awal kasus

Sebelumnyam, kasus diawali saat Ruben Onsu dikenalkan oleh seorang rekannya kepada sosok bernama Philipus Suprihatin, beberapa bulan sebelum Lebaran.

Menurut Minola Sebayang, Philipus menawarkan kerja sama bisnis dengan menjanjikan bisa menjadi penghubung ke PT Venteny Fortuna Indo untuk memproduksi mukena.

"Karena momentum mau Lebaran, Ruben melihat ini peluang bisnis yang bagus," kata Minola Sebayang di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/4/2026).

Dalam proses komunikasi, Ruben beberapa kali diminta mentransfer uang. Dana itu disebut untuk pembayaran awal produksi.

Transfer disebut dilakukan ke rekening pribadi Philipus dan rekening perusahaan yang diperkenalkan kepada Ruben.

Tak hanya itu, Ruben juga diyakinkan dengan adanya perjanjian kerja sama antarkedua perusahaan dengan nilai kontrak sekitar Rp5,5 miliar.

Namun, hingga Lebaran berlalu, produksi mukena disebut tak kunjung berjalan.

"Uang dari Ruben sudah masuk, tapi tidak pernah diturunkan ke pabrik untuk produksi," ujar Minola.

Akibat kejadian tersebut, Ruben disebut mengalami kerugian besar hingga mengganggu arus kas perusahaan miliknya.

Minola menyebut kliennya juga sempat kesulitan menghubungi Philipus setelah menanyakan kejelasan proyek tersebut.

"Nomornya sudah tidak bisa dihubungi, orangnya seperti menghilang," ucap Minola.

Posting Terduga Pelaku

Menurut Ruben, pria itu dikenal dengan nama Ziel Philips, namun identitas aslinya adalah Pilipus Suprihatin.

"Maaf terpaksa mengupload foto org ini, mungkin ada yang kenal ?? Dia mengenalkan diri dgn nama ZIEL PHILIPS tp nama Asli nya PILIPUS SUPRIHATIN yg hilang kabarnya, tujuannya saya ingin bertemu org ini, dan menunggu itikad baiknya," tulis Ruben Onsu.

Ruben menjelaskan bahwa pria tersebut awalnya merupakan rekan kerja sama perusahaannya.

Namun, dalam perjalanannya, oknum tersebut diduga mengarahkan transaksi bisnis yang seharusnya masuk ke rekening perusahaan justru dialihkan ke rekening pribadinya.

"Maaf sekali lagi, kenapa saya terpaksa mengupload karena ulahnya cashflow jadi berantakan dan sangat berdampak. Ini adalah KERJASAMA perusahaan saya dengan beliau dan semua transaksi atas nama Perusahaan nya sesuai diarahkan beliau yang ada di daerah Jaksel dan transfer ke rek pribadinya," tulis Ruben.

Ayah tiga anak ini mengaku sudah habis kesabaran lantaran hingga kini belum menunjukkan itikad baiknya.

Langkah berani Ruben mengunggah identitas pelaku bukan tanpa alasan.

Ia ingin memberikan efek jera sekaligus mencegah adanya korban lain dari oknum yang sama.

"Sekali lagi saya terpaksa memposting karena ini berkaitan dengan materi yang sudah saya keluarkan dan membuat semua keuangan perusahaan berantakan, dan semoga tidak ada korban lain lagi dari orang ini," tegasnya.

Tak hanya satu orang, Ruben juga memberikan sinyal bahwa ada oknum lain yang terlibat, termasuk oknum yang diklaim aktif di salah satu partai politik.

Ia menyatakan akan membongkar identitas keterlibatan pihak lain secara bertahap jika tidak ada penyelesaian.

"Dan untuk oknum lainnya juga masih ada, yang katanya masih aktif di partai dan ....... (nanti satu2 di upload ya, karena juga udah sangat keterlaluan karean ulahnya sangat berdampak sekali)," beber Ruben.

Ia mengarahkan yang bersangkutan agar dapat menghubunginya atau melalui sang pengacara, Minola Sebayang.

"Jika tidak mau hub saya, bisa hub bang @minola6000 ya, Terima kasih yaaa, sekali lagi maafkan," pintanya.

Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar dari netizen dan rekan sesama artis.

Beberapa netizen sempat mempertanyakan mengapa transaksi bisnis bisa lolos ke rekening pribadi, yang kemudian dijawab tegas oleh Ruben.

"Usaha bersama, tapi kenapa mau2 saja semua uang masuk ke perusahaan dengan rek pribadi??? Kalau real pengusaha, harus nya hal yg paling mendasar seperti ini, gak akan pernah di lakukan..." tulis adji_roesdi dalam komentar.

"@adji_roesdi masa musti saya upload surat kerjasama dan bukti chat nya ?? dan baca lg ya," balas Ruben Onsu.

"Ya Allah Semoga bang @ruben_onsu diberi kesabaran ada aja cobaannya. Semoga cepat terselesaikan ya kk," kata _ulfatul11.

"Tetap waspada dan berhati-hati ya kak @ruben_onsu orang-orang jaman skrg bisa nekat dan anarkis demi uang. Pantau terus!" kata Andi Sulistiadi.

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.