Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto
POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Hanya berselang 3 jam 10 menit, Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) meletus pada Rabu (22/4/2026) sore.
Gunung api yang berada di tenggara Pulau Flores itu mengalami erupsi pada pukul 17.03 WITA dengan tinggi kolom letusan kurang lebih 1.600 meter di atas puncak.
Sebelumnya Lewotobi Laki-Laki meletus Rabu siang pada pukul 13:53 WITA dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 1.200 meter di atas puncak (± 2784 m di atas permukaan laut).
"Terjadi erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki pada hari Rabu, 22 April 2026, pukul 17:03 WITA. Tinggi kolom letusan teramati ± 1600 m di atas puncak (± 3184 m di atas permukaan laut)," tulis Emanuel Rofinus Bere, petugas Pos Pengamat Gunung Lewotobi Laki-Laki melalui laman MAGMA Indonesia/PVMBG .
Baca juga: Waspada, Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi dengan Ketinggian Kolom Abu 1.000 Meter
Dalam laporan itu, PVMBG mengamati kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.
Saat ini status aktivitas gunung api ini masih Waspada atau Level II, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan masyarakat di sekitar gunung api dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 4 km dari pusat erupsi .
Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi juga harus mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Desa Nurabelen, Klatanlo, Desa Hokeng Jaya, Desa Boru, Desa Nawakote.
Masyarakat yang terdampak hujan abu diminta memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
PVMBG juga mengimbau masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan pemerinta daerah setempay serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya. (awk)