Dihujat hingga Difitnah Gagal Operasi Plastik, Rossa Tidak Percaya Diri: Oh Aku Sejelek Itu Ya?
Desi Triana Aswan April 22, 2026 07:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Penyanyi Rossa sangat merasakan dampak bullying dari hujatan netizen terhadapnya. 

Terlebih ia sempat dituduh gagal melakukan operasi plastik atau oplas. 

Kondisi ini sampai membuat dirinya mengambil langkah. 

Ia menindak tegas orang-orang yang telah memfitnahnya. 

Rossa dalam industri hiburan tanah air adalah penyanyi senior. 

Karya-karyanya hingga saat ini terus dinyanyikan. 

Baca juga: Awal Mula Rossa Somasi Puluhan Akun Netizen, Perkara Tudingan Oplas Gagal, Sang Penyanyi Terganggu

Salah satu lagu populer yang dinyanyikannya adalah Pudar. 

Dalam perjalanan kariernya hingga puluhan tahun ini, ada hal yang membuatnya tak percaya diri. 

Padahal ia merupakan seorang penyanyi dengan julukan Diva. 

Lantas apa yang membuat Rossa insecure? 

Rossa mengungkapkan hal ini dalam Podcast yang tayang ulang di akun Instagram @obrolanpodcast.

Ia berbicara pada sahabatnya Ivan Gunawan sebagai host. 

Dalam percakapan tersebut, Rossa menjelaskan tentang rasa tak percaya dirinya yang berkecemuk. 

Saat menerima komentar negatif dari warganet, Rossa mengaku sempat memikirkan hujatan tersebut. 

Ia merasa bahwa  penampilannya kurang dan lain sebagainya. 

"Ada saat-saatnya sih aku sempat percaya, emang aku sejelek itu ya?" terang Rossa, dikutip dari YouTube C8 Podcast yang tayang ulang di akun Instagram @obrolanpodcast.

"Sumpah benar kayak 'oh aku sejelek itu ya'. Jadi aku sendiri yang ngebaca tentang diri sendiri nih," sambungnya.

Akibat komentar tersebut, Rossa sempat kehilangan rasa percaya diri. Mantan istri Yoyo Padi itu juga mengungkapkan beberapa ucapan warganet yang membuatnya merasa tersakiti.

"Jadi aku mempertanyakan diri sendiri gitu kayak 'ah gue ngaca, gua baik-baik aja," ujar Rossa.

"Kok orang-orang kayak 'aku tuh jelek banget' gitu atau lebih ke enggak layak tampil lah."

"Terus dibilang kayak ee 'Rossa itu enggak siap jadi artis'. Aku sih yang bingung kayaknya gue 30 tahun di industri ini kayak nggak siap jadi artis tuh gimana ya?" paparnya.

Sebelumnya, Rossa secara resmi melaporkan 78 akun media sosial ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran fitnah. Laporan terhadap puluhan akun tersebut diajukan melalui tim kuasa hukum manajemen Rossa pada Jumat (17/4/2026).

Kuasa hukum Rossa, Ikhsan Tualeka, menjelaskan bahwa langkah ini diambil bukan semata karena kepentingan pribadi, melainkan karena adanya indikasi serangan terstruktur terhadap reputasi kliennya.

"Kami baru saja mendampingi klien kami, Rossa atau Teh Oca, untuk melakukan laporan polisi. Ini dilakukan bukan hanya karena alasan personal, tapi memang kami melihat ada upaya yang sistematis untuk menjatuhkan reputasi, kredibilitas, dan nama baik dari Teh Oca," kata Ikhsan di Bareskrim Polri, dikutip dari Tribun Seleb.

Menurut Ikhsan, laporan ini juga bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

"Kita boleh bebas, tapi jangan melanggar kebebasan orang lain. Kami berharap ini jadi edukasi kepada publik agar lebih cermat dan lebih cerdas menggunakan media sosial," ujarnya.

Sementara itu, kuasa hukum lainnya, Natalia Rusli, menegaskan bahwa Rossa dan manajemennya tidak anti terhadap kritik seperti yang dituduhkan sebagian netizen. Menurutnya, langkah hukum ini justru menjadi pengingat agar media sosial tidak disalahgunakan untuk menjatuhkan orang lain demi kepentingan pribadi atau sekadar mencari perhatian.

"Teh Oca membuka pintu maaf bagi para netizen. Kami ingin sama-sama mengedukasi agar lebih bijak menggunakan media sosial. Jangan sampai menjatuhkan orang lain demi engagement," ujar Natalia.

Natalia mengungkapkan, selain 78 akun yang dilaporkan, terdapat 79 akun lain yang telah meminta maaf secara terbuka dan menghapus unggahan mereka.

"Ada 79 akun yang sudah meminta maaf dan take down kontennya. Kami sangat bersyukur mereka sadar untuk menggunakan media sosial secara bijak," katanya.

Sebelumnya, tim Rossa lebih dulu mengirimkan somasi kepada beberapa akun sebelum akhirnya membawa kasus ini ke ranah hukum. Somasi tersebut dimaksudkan sebagai peringatan sekaligus memberi kesempatan kepada pihak terkait untuk memperbaiki kesalahan sebelum laporan resmi diajukan. (*)

(TribunnewsSultra.com/Desi Triana)(Grid.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.