TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tim futsal putra Inhil versus Dumai akan menjadi laga pembuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) futsal Gubernur Riau 2026, Kamis pagi (23/4/2026) di GOR Tribuana. Sebelum pertandingan, seremoni pembukaan akan digelar terlebih dahulu.
Kejurda ini akan memperebutkan Piala Gubernur Riau. Kejurda sendiri mempertandingkan dua kategori yakni putra dan putri.
Terkait dengan acara pembukaan, panitia mengundang Plt Gubri SF Hariyanto yang membuka. Namun pihaknya masih menunggu konfirmasi kehadiran sang gubernur.
"Kita mengharapkan pak SF Hariyanto yang hadir secara langsung membuka. Tapi menunggu konfirmasi apakah bisa atau tidak. Kalaupun berhalangan, kita tunggu konfirmasi siapa yang akan mewakilkan," kata ketua panitia, M Isnaini pada Tribunpekanbaru.com, Rabu (22/4/2026).
Nah, setelah acara seremonial, barulah pertandingan perdana digelar. Disinilah tim putra Inhil vs Dumai akan bentrok. Kedua tim berada di group A.
Setelah itu, dilanjutkan pertandingan Pelalawan vs Pekanbaru. Dia tim ini tergabung dalam group B. Kemudian dilanjutkan pertandingan Bengkalis vs Meranti yang ada di group C.
Kampar vs Inhu di laga terakhir pada hari perdana. Kedua tim berada di group D.
Pada hari pertama Kejurda, pertandingan masih untuk kategori putra. Pada hari kedua, Jumat (24/4/2026), barulah pertandingan perdana kategori putri digelar dimana tim putri Pekanbaru vs Dumai akan bentrok.
Di kategori putra, seluruh kabupaten/ kota di Riau ikut serta. Sedangkan pada kategori putri hanya 4 kabupaten/ kota peserta. Sehingga hanya ada satu group. Peserta yakni Pekanbaru, Dumai, Bengkalis dan Siak.
Rabu siang, rapat jiga digelar untuk teknis pertandingan Kamis. Perwakilan seluruh tim hadir yang salah satu pembahasan terkait warna kostum yang akan digunakan saat bertanding.
Kejurda ini akan berakhir pada 28 April nanti. Masyarakat bisa menyaksikan pertandingan ini secara gratis. Sebab panitia membebankan tiket masuk untuk menonton.
"Masuk gratis. Ngak pakai tiket," kata Isnaini.
Wasit yang bertugas juga sudah ditentukan. Ada 15 wasit yang berasal dari berbagai kabupaten/ kota di Riau.
Para wasit tersebut yakni Raja Taufik Alpyan dari Pekanbaru, Yola Harisna dari Pekanbaru, Fuad Ismail dari Indragiri Hulu, Khairul Anwar dari Bengkalis, Ade Wahyudi Hasibuan dari Siak, Afit tri priadi dari Pekanbaru, Kharis Nurdiansyah dari Indragiri Hulu, Aldi Saputra dari Bengkalis, Fauzan Rahmadhan dari Bengkalis, Tukirman dari Siak, Ogi Dwi Saputra dari Bengkalis, Arqom Yudha Pribadi dari Rokan Hulu, Indra Ady Dharma dari Pekanbaru, Deni sumirnayanto dari Pekanbaru dan Wahyu Abadi dari Indragiri Hulu. (*)